Babinsa Bersama Warga Lanjutkan Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Gihang
BOLMUT – Semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Gihang Kecamatan Kaidipang Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Di tengah terik matahari dan medan pekerjaan yang menantang, personel TNI bersama warga terus bergotong royong mewujudkan infrastruktur yang akan menjadi penghubung harapan bagi masyarakat setempat.
Pada Sabtu (30/05/2026), Babinsa Koramil 1303-13/Kaidipang Sertu Muhlis Pontoh, bersama warga melaksanakan pekerjaan plesteran pada tiang blok angkur dan tiang blok pilon sebagai bagian dari tahapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan salah satu titik proyek strategis yang berada di wilayah Kodim 1303/Bolmong dan menjadi bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan konektivitas serta akses masyarakat di daerah.
Saat ini progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai sekitar 70 persen. Sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan, sementara tahap penyempurnaan konstruksi terus dilakukan secara bertahap agar kualitas bangunan tetap terjaga sesuai perencanaan.
Babinsa Sertu Muhlis Pontoh, mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami akan terus mendampingi dan membantu setiap tahapan pekerjaan hingga pembangunan jembatan ini selesai. Kehadiran jembatan nantinya diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi warga, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi desa,” ujar Babinsa.
Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penyelesaian pekerjaan. Kolaborasi yang terjalin antara TNI dan masyarakat membuktikan bahwa pembangunan dapat berjalan lebih efektif ketika dikerjakan secara bersama-sama.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan menjadi solusi akses transportasi yang lebih aman dan efisien bagi masyarakat Desa Gihang dan wilayah sekitarnya. Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, keberadaan jembatan tersebut juga diyakini akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(Farisa)