Danrem 131/Santiago Tinjau Lokasi Banjir Bolaang, TNI dan Warga Bersihkan Lumpur Hingga Petang
BOLMONG – Semangat gotong royong terlihat kuat di tengah situasi pasca banjir bandang yang melanda Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow. Hingga Kamis (28/5/2026), personel TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan dan masyarakat masih terus melakukan pembersihan material lumpur di sejumlah titik terdampak.
Kodim 1303/Bolmong mengerahkan 125 personel gabungan dari Kodim 1303/Bolmong, Yon Armed 19/Bogani dan Yon TP 868/BS untuk membantu percepatan pemulihan wilayah. Selain itu, 2 SSK personel Polri dan sekitar 200 relawan serta masyarakat ikut terlibat dalam kerja bakti kemanusiaan tersebut.
Fokus kegiatan penanganan meliputi pembersihan material banjir di jalan raya AKD dan lorong permukiman warga, membersihkan lumpur di rumah-rumah terdampak, serta pengaturan lalu lintas guna memperlancar proses evakuasi material banjir.
Untuk mendukung penanganan, tim gabungan menggunakan 4 unit excavator, 8 dump truck, 2 unit mobil damkar, 1 unit water canon, serta kendaraan tangki PDAM dan BPBD.
Pada pukul 13.30 Wita, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip, S.H., M.H., bersama Wakapolda Sulut Brigjen Pol Awi Setiyono, S.I.K., M.Hom., tiba di lokasi bencana dan langsung meninjau kondisi wilayah terdampak.
Kedatangan rombongan disambut Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, Wakil Bupati Dony Lumenta, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, Kapolres Bolmong AKBP Lido Ratri Antoro, serta jajaran Forkopimda.
Dalam kunjungannya, Danrem 131/Santiago menegaskan komitmen TNI untuk terus hadir membantu masyarakat hingga proses pemulihan selesai.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. Seluruh personel TNI akan terus bekerja bersama pemerintah daerah dan masyarakat sampai kondisi kembali normal,” ujar Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip.
Selain meninjau lokasi, Danrem dan Wakapolda Sulut juga menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir.
Data sementara menunjukkan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, ratusan rumah warga serta sejumlah fasilitas umum di Desa Solimandungan I, Solimandungan II, Solimandungan Baru dan Desa Komangaan terdampak banjir bandang.
Hingga sore hari ini, proses pembersihan masih terus berlangsung di beberapa titik dengan pengawalan aparat gabungan. Kegiatan penanganan lanjutan direncanakan kembali dilaksanakan Jumat (29/5/2026). (Farisa)