BOLMONG – Sorak semangat para pemuda berpadu dengan tepuk tangan masyarakat menghidupkan suasana Lapangan Remaja Jaya, Desa Mongkoinit, Kecamatan Lolak, Senin (20/07/2026) sore. Di bawah langit yang teduh, semangat persatuan dan kebersamaan kembali dipererat melalui pembukaan Open Tournament Ar-Rayyan Cup IV, sebuah ajang olahraga yang bukan sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi, pembinaan karakter, serta wadah lahirnya generasi muda yang berprestasi.
Kegiatan pembukaan yang berlangsung mulai pukul 16.30 Wita tersebut dihadiri sekitar 250 peserta dan tamu undangan, di antaranya Bupati Bolaang Mongondow Yusra Alhabsyi, S.E., M.Si., Wakapolres Bolmong Kompol Risno Luas mewakili Kapolres, Danramil 1303-11/Lolak Kapten Arm Petrus Bambang, DS., unsur Forkopimca, tokoh masyarakat, panitia serta masyarakat Desa Mongkoinit.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan doa, laporan Ketua Panitia Ichdar Damogalad, dilanjutkan sambutan Bupati Bolaang Mongondow.
Dalam sambutannya, Bupati Bolmong menyampaikan bahwa Open Tournament Ar-Rayyan Cup IV merupakan agenda positif yang mampu mempererat tali silaturahmi sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda melalui olahraga.
“Turnamen ini bukan semata-mata mencari juara, tetapi menjadi media membangun kreativitas, mengembangkan bakat, memperkuat persatuan, serta menanamkan nilai sportivitas kepada seluruh peserta,” ujarnya.
Sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian pertandingan, Bupati Bolaang Mongondow melakukan tendangan bola pertama pada pukul 17.05 Wita yang disambut antusias peserta dan masyarakat.
Kehadiran Danramil 1303-11/Lolak Kapten Arm Petrus Bambang, DS., menjadi bentuk nyata komitmen TNI AD dalam mendukung kegiatan positif masyarakat, khususnya yang berorientasi pada pembinaan generasi muda.
Danramil mengatakan bahwa olahraga merupakan sarana efektif membangun karakter, disiplin dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“TNI akan selalu hadir mendukung setiap kegiatan masyarakat yang membawa manfaat bagi pembinaan generasi muda. Turnamen seperti ini bukan hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter yang disiplin, sportif, menghargai sesama, serta memperkuat persatuan. Kami berharap seluruh peserta menjadikan kompetisi ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan sekadar mengejar kemenangan,” ujar Kapten Arm Petrus Bambang.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, panitia, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan produktif.(Farisa)