Delegasi Sulawesi Utara Ambil Bagian dalam Munas APEKSI untuk Perkuat Kolaborasi Daerah
MEDAN, Indo-news.id — Provinsi Sulawesi Utara turut mengambil bagian dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) yang digelar di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.
Forum nasional tersebut dihadiri para kepala daerah dari berbagai kota di Indonesia untuk membahas isu-isu strategis pembangunan perkotaan, penguatan otonomi daerah, hingga peningkatan pelayanan publik.
Dari empat pemerintah kota yang ada di Sulawesi Utara, tiga di antaranya tercatat sebagai peserta Munas APEKSI XVIII.
Kota Bitung dipimpin langsung oleh Wali Kota Hengky Honandar, S.E., bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., beserta rombongan.
Selain Kota Bitung, Kota Manado dan Kota Tomohon juga mengirimkan delegasi untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Munas APEKSI.
Berdasarkan data keikutsertaan, Kota Manado menjadi daerah dengan jumlah peserta terbanyak dari Sulawesi Utara, yakni 87 orang, disusul Kota Tomohon sebanyak 30 orang.
Dan Kota Bitung sendiri mengirimkan sembilan peserta yang terdiri dari unsur pemerintah daerah dan pendamping.
Sementara itu, Pemerintah Kota Kotamobagu tidak mengikuti Munas APEKSI XVIII tahun 2026 karena terkendala persoalan administrasi, sehingga tidak mengirimkan delegasi pada forum nasional tersebut.
Pelaksana Tugas Kepala Bagian Komunikasi Pimpinan (Prokompi) Sekretariat Daerah Kota Bitung, Kris Kevin Emor mengatakan bahwa pada Munas APEKSI Kota Bitung ada 9 orang yang hadir.
“Dibanding kota lain dari Sulawesi Utara, Kota Bitung hanya diikuti 9 orang peserta lebih kecil dibandingkan Kota Tomohon dan Manado,” ujar Kris Emor, Jumat (3/7/2026)
Secara nasional, Munas APEKSI XVIII diikuti oleh 98 pemerintah kota anggota APEKSI.
Dari jumlah tersebut, hadir 86 wali kota dan 12 wakil wali kota beserta Ketua Tim Penggerak PKK dari masing-masing daerah.
Forum ini menjadi wadah bagi para kepala daerah untuk bertukar pengalaman, menyampaikan aspirasi daerah, sekaligus merumuskan rekomendasi strategis kepada pemerintah pusat.
Keikutsertaan pemerintah kota dari Sulawesi Utara menunjukkan komitmen daerah dalam memperkuat sinergi antarkota, membangun jejaring kerja sama, serta mencari solusi bersama terhadap berbagai tantangan pembangunan perkotaan.
Berbagai agenda yang dibahas dalam Munas APEKSI mencakup penguatan kapasitas fiskal daerah, transformasi digital pelayanan publik, pengembangan investasi, pengelolaan lingkungan, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Bagi Kota Bitung, forum tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas kerja sama dengan pemerintah kota lain sekaligus menyerap berbagai inovasi yang dapat diterapkan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran Ketua TP-PKK Kota Bitung juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan pendamping yang berfokus pada penguatan peran perempuan dalam pembangunan daerah.
Munas APEKSI XVIII diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi yang dapat memperkuat hubungan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, sekaligus mendorong terciptanya pembangunan yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia.
Bagi pemerintah kota di Sulawesi Utara yang hadir, forum ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas daerah demi meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.