Dandim 1303/Bolmong: Kami Terus Hadir Bersama Warga hingga Kondisi Pulih Total
BOLMONG – Penanganan pasca-banjir di Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), terus dilakukan secara terpadu oleh TNI, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan masyarakat pada Kamis (28/05/2026).
Sejak pagi hari sekitar pukul 08.00 WITA, apel pengecekan tim penanggulangan bencana pasca-banjir digelar di wilayah Desa Solimandungan I, Desa Solimandungan II, dan Desa Komangaan. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., bersama Kapolres Bolmong dan Sekda Kabupaten Bolaang Mongondow.
Dalam penanganan bencana tersebut, sebanyak 107 personel TNI, satu Satuan Setingkat Kompi (SSK) personel Polri, serta sekitar 180 Aparatur Sipil Negara (ASN), relawan, dan masyarakat dikerahkan untuk mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak.
Adapun kegiatan yang dilaksanakan meliputi pembersihan material banjir di sepanjang jalan raya AKD (Amurang-Kotamobagu-Doloduo) dan lorong-lorong desa, pembersihan lumpur di rumah warga terdampak, hingga pengaturan dan rekayasa lalu lintas guna memperlancar proses evakuasi material sisa banjir.
Petugas juga melakukan pengalihan arus kendaraan dari arah Kotamobagu menuju Manado melalui jalur Modayag dan Bolaang Mongondow Timur (Boltim). Langkah ini diambil demi mendukung kelancaran pembersihan material lumpur dan kayu di badan jalan utama.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) di Desa Solimandungan I dan 80 KK di Desa Solimandungan II terdampak oleh musibah banjir ini. Sementara itu, di Desa Komangaan tidak terdapat rumah warga yang terdampak, namun akses jalan sempat tertutup material longsoran berupa lumpur dan ranting kayu.
Hingga laporan ini dihimpun pukul 09.00 WITA, proses penanggulangan dan pembersihan pasca-banjir terpantau masih terus berlangsung di sejumlah titik terdampak.
Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa jajaran TNI akan terus hadir mendampingi masyarakat sampai kondisi lingkungan benar-benar pulih.
“Sejak awal kejadian kami langsung mengerahkan seluruh personel Kodim 1303/Bolmong untuk membantu masyarakat. Hari ini kami bersama Forkopimda, Polri, pemerintah daerah, relawan, dan warga terus bergotong-royong membersihkan material lumpur agar aktivitas masyarakat bisa segera kembali normal,” ujar Dandim.
Ia juga menyatakan bahwa sinergitas yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur masyarakat menjadi kekuatan utama dalam mempercepat penanganan dampak bencana di lapangan.
“Sampai saat ini tidak ada korban jiwa. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, namun diharapkan tetap tenang dan mengikuti seluruh arahan dari petugas di lapangan,” tutur Dandim Bolmong.
Kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat terlihat sangat kuat di lokasi bencana. Personel gabungan tampak bekerja tanpa mengenal waktu demi membantu warga membersihkan rumah, akses jalan, hingga fasilitas umum yang terdampak banjir. (Farisa)