Madinah Van Java 2 Diharapkan Naik Kelas Jadi Ajang Pencak Silat Tingkat Nasional
Kota Pasuruan, indo-news.id – Kejuaraan Pencak Silat Madinah Van Java 2 yang digelar di GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan, diharapkan tidak berhenti sebagai ajang tingkat Jawa Timur. Panitia berharap kejuaraan tersebut ke depan mampu berkembang menjadi event pencak silat berskala nasional, Minggu (20/9/2026).
Harapan tersebut disampaikan Baharudin ketua panitia dalam rangkaian pelaksanaan Kejuaraan Pencak Silat Madinah Van Java 2 yang berlangsung pada 18–20 September 2026.
“Harapan kami untuk panitia lebih semangat. Madinah Van Java 2 ini tidak hanya setingkat Jawa Timur, tetapi ke depan bisa setingkat nasional,” ujar Baha.
Menurutnya, kejuaraan ini juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menguji kemampuan sekaligus mengevaluasi hasil latihan yang selama ini dilakukan di perguruan masing-masing.
“Adanya Madinah Van Java 2 ini bisa menjadi bahan evaluasi ketika latihan di perguruan masing-masing, kemudian diterapkan di event ini. Akan ada ilmu baru yang nantinya didapat oleh seluruh atlet,” jelasnya.
Pengalaman yang diperoleh para pesilat selama mengikuti pertandingan diharapkan dapat menjadi modal dalam menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi, termasuk event pencak silat tingkat Jawa Timur.
Selain dukungan dari panitia dan perguruan pencak silat, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Pemerintah Kota Pasuruan turut hadir dalam pembukaan kejuaraan.
Baharudin menjelaskan, ketidakhadiran pihak Pemkot Pasuruan pada acara penutupan bukan berarti tidak memberikan perhatian terhadap kegiatan tersebut. Wali Kota Pasuruan sebelumnya telah hadir langsung saat pembukaan.
“Kami memang meminta waktu khusus agar beliau hadir pada pembukaan. Di tengah padatnya agenda, termasuk rapat di DPR, beliau menyempatkan waktu untuk hadir,” ungkapnya.
Dukungan juga datang dari unsur DPRD Kota Pasuruan. Salah satunya Bahruddin yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut, khususnya kepada Perguruan Kuntu Mancilan.
Dukungan tersebut turut berkontribusi terhadap tingginya jumlah peserta dari Perguruan Kuntu Mancilan. Dalam kejuaraan ini, perguruan tersebut disebut mengirim sekitar 158 pesilat, menjadi salah satu kontingen dengan jumlah peserta terbesar.
“Memang kita membutuhkan dukungan seluruh pihak. Tidak hanya Pemerintah Kota, tetapi seluruh DPRD juga diharapkan ikut mendukung kegiatan-kegiatan yang sifatnya besar,” pungkasnya.
Kejuaraan Madinah Van Java 2 diharapkan dapat terus berkembang, baik dari sisi kualitas pertandingan maupun jumlah peserta, sehingga mampu menjadi salah satu agenda pencak silat yang lebih besar dan bergengsi di tingkat nasional.(Koko)