Tragedi di Sungai Welang, Satu Anak Ditemukan Meninggal Dunia Setelah Tenggelam

772

Kota Pasuruan, indo-news.id – Peristiwa tragis terjadi di Sungai Welang, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Tiga anak dilaporkan tenggelam saat berenang bersama teman-temannya. Dalam kejadian tersebut, dua anak berhasil ditemukan selamat, sementara satu anak lainnya ditemukan meninggal dunia. Kamis (5/11/2026).

Mendapatkan informasi dari masyarakat, petugas piket Polsek Gadingrejo langsung bergerak menuju lokasi kejadian serta berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan untuk melakukan upaya pencarian terhadap para korban.

Peristiwa tersebut bermula ketika ketiga anak datang bersama teman-temannya ke Sungai Welang untuk berenang. Namun, aktivitas tersebut berubah menjadi tragedi setelah mereka dilaporkan tenggelam.

Sekitar pukul 17.02 WIB, petugas piket Polsek Gadingrejo berangkat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya, sekitar pukul 17.10 WIB, petugas menerima informasi dari masyarakat terkait tiga anak warga Kelurahan Karangketug yang tenggelam di sungai tersebut.

Setibanya di lokasi, petugas mendapatkan informasi bahwa dua anak telah berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Sementara satu anak lainnya masih dalam proses pencarian.

Petugas Polsek Gadingrejo kemudian berkoordinasi dengan BPBD Kota Pasuruan. Sekitar pukul 18.00 WIB, petugas BPBD tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pencarian.

Setelah dilakukan upaya pencarian, sekitar pukul 18.30 WIB, satu korban yang masih dinyatakan hilang akhirnya berhasil ditemukan. Namun, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke RS Medika Kota Pasuruan. Setelah dilakukan pemeriksaan, pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Respons cepat petugas Polsek Gadingrejo dalam menerima laporan, mendatangi lokasi, serta berkoordinasi dengan BPBD menjadi bagian dari upaya penanganan kejadian darurat tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika bermain atau berenang di sungai.

Kewaspadaan orang tua sangat diperlukan untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. Terlebih, kondisi sungai yang memiliki arus dan kedalaman tidak menentu dapat membahayakan keselamatan anak-anak.(Koko)