SULUT – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Pricilia Rondo dan Jein Laluyan melakukan pertemuan koordinasi bersama Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut Kompol Winardi Prabowo.
Pertemuan membahas strategi penguatan keamanan publik dan penanganan kasus kriminal yang meresahkan masyarakat.
Pricilia Rondo menegaskan, DPRD memiliki fungsi pengawasan agar aparat penegak hukum bekerja optimal. Legislator dapil Sulut itu menyoroti pentingnya respons cepat polisi terhadap laporan masyarakat, terutama kasus kekerasan, penipuan online, dan narkoba.
“Kami di DPRD siap mendukung penuh kerja Polda Sulut. Keamanan adalah prasyarat utama pembangunan. Masyarakat harus merasa aman beraktivitas, anak-anak aman di sekolah, pelaku usaha aman berusaha,” ujar Pricilia.
Jein Laluyan menambahkan, sinergi legislatif dan kepolisian harus diperkuat sampai ke daerah pemilihan. Menurutnya, forum komunikasi antara DPRD, Polda, dan tokoh masyarakat perlu rutin digelar untuk memetakan titik rawan kriminalitas.
“Data dan masukan dari masyarakat di dapil harus cepat direspons. Kami apresiasi Kompol Winardi dan jajaran yang terus hadir di tengah masyarakat. Ke depan koordinasi ini harus lebih intens,” kata Jein.
Kompol Winardi Prabowo menjelaskan, Polda Sulut berkomitmen menindak tegas segala bentuk kejahatan tanpa pandang bulu. Ia juga mendorong masyarakat aktif melapor dan tidak main hakim sendiri.
“Kolaborasi dengan DPRD sangat penting. Dukungan regulasi dan pengawasan dari dewan membuat kerja kami di lapangan lebih terarah. Bersama kita jaga Sulut tetap kondusif,” tegas Dirkrimum Kompol. Winardi Prabowo.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama: DPRD akan mengawal anggaran penunjang operasional kepolisian, sementara Polda Sulut meningkatkan patroli dan edukasi hukum ke masyarakat hingga pelosok.