Babinsa Dampingi Panen Cabai Petani di Bolaang, Perkuat Ketahanan Pangan dari Tingkat Desa

0

BOLAANG MONGONDOW – Di balik setiap hasil panen yang dinikmati masyarakat, terdapat semangat gotong royong yang menjadi kekuatan utama pembangunan desa. Nilai itu kembali terlihat ketika seorang prajurit TNI hadir bukan hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai sahabat petani yang ikut merasakan suka duka di lahan pertanian.

Babinsa Koramil 1303-09/Bolaang Sertu Abdul Kadir, melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan mendampingi masyarakat memanen cabai di Desa Solimandungan Dua, Kecamatan Bolaang, Kabupaten Bolaang Mongondow, Jumat (31/07/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan bersama petani setempat, Supaha (40), yang mengelola lahan cabai seluas sekitar 20 x 40 meter. Dari lahan tersebut diperkirakan diperoleh hasil panen mencapai 30 kilogram cabai.

Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari upaya TNI AD melalui aparat teritorial dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi kepada petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan.

Menurut Sertu Abdul Kadir, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, termasuk TNI melalui pendampingan di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa Babinsa selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memberikan dukungan kepada petani agar tetap bersemangat meningkatkan hasil produksi. Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional yang harus dijaga bersama,” katanya.

Selain membantu proses panen, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dan warga sehingga berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat diketahui secara langsung dan dicarikan solusi bersama.

Bagi Supaha, kehadiran Babinsa memberikan nilai lebih dibanding sekadar bantuan tenaga. Ia menilai perhatian dan kepedulian yang diberikan menjadi penyemangat bagi petani dalam mengelola lahan di tengah berbagai tantangan pertanian.

“Kami merasa diperhatikan. Babinsa tidak hanya datang melihat, tetapi ikut bekerja bersama kami. Dukungan seperti ini membuat kami semakin bersemangat untuk bertani dan berharap hasil panen ke depan semakin baik,” ujarnya.(Farisa)