Regional Marpolex Jadi Momentum Promosi Pariwisata dan Kelautan Bitung

0

BITUNG, Indo-news.id — Kota Bitung kembali dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan internasional. 

Ribuan wisatawan dan tamu mancanegara diperkirakan akan datang ke Kota Bitung pada 8 Oktober 2026 untuk menghadiri Regional Marpolex 2026, sebuah agenda kerja sama regional yang mengangkat isu pencemaran lingkungan laut dan diikuti oleh sejumlah negara di kawasan Asia.

Kegiatan Regional Marpolex 2026 dijadwalkan menghadirkan delegasi dari Jepang, Filipina, Singapura, dan Malaysia. 

Selain menjadi forum kerja sama antarnegara di bidang keselamatan dan perlindungan lingkungan laut, agenda ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, ekonomi, serta promosi Kota Bitung di tingkat internasional.

Persiapan pelaksanaan kegiatan dibahas dalam audiensi antara Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Dr. Triono, S.Perl., MM., MH, bersama tim dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta KPLP Bitung dengan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bitung, Ir. IGN Rudy Theno ST MT MAP.

Audiensi tersebut membahas kesiapan Pemerintah Kota Bitung dalam mendukung penyelenggaraan Regional Marpolex 2026, termasuk koordinasi lintas instansi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kota Bitung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Bitung sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan berskala internasional tersebut. 

Pemerintah daerah juga menyatakan siap memberikan dukungan penuh melalui kolaborasi dengan berbagai agenda strategis daerah yang berlangsung pada waktu yang sama.

Sekda IGN Rudy Theno menyampaikan bahwa Regional Marpolex 2026 akan dikolaborasikan dengan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) serta peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Bitung yang diperingati setiap 10 Oktober. 

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Kota Bitung sebagai destinasi wisata bahari sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada para tamu internasional.

Regional Marpolex 2026 mengangkat tema mengenai pencemaran lingkungan di laut, sebuah isu yang menjadi perhatian banyak negara mengingat pentingnya menjaga kelestarian ekosistem laut. 

Melalui forum ini, para peserta akan berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait upaya pencegahan serta penanganan pencemaran laut melalui kerja sama regional.

Selain seminar dan diskusi, sejumlah kegiatan telah disiapkan dalam rangkaian Regional Marpolex 2026. 

Agenda tersebut meliputi penyambutan kapal-kapal asing yang akan bersandar di Kota Bitung, pelaksanaan pelatihan teknis, seminar internasional, hingga berbagai kegiatan budaya (cultural activities) yang menampilkan kekayaan seni dan budaya lokal kepada para tamu dari berbagai negara.

Dengan hadirnya peserta dan wisatawan dari luar negeri, kegiatan ini diperkirakan memberikan dampak positif terhadap sektor perhotelan, kuliner, transportasi, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM), serta industri pariwisata di Kota Bitung. 

Kehadiran ribuan tamu juga menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulan daerah kepada pasar internasional.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, KSOP, KPLP, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya, Regional Marpolex 2026 diharapkan tidak hanya menjadi forum penting dalam membahas perlindungan lingkungan laut, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat citra Kota Bitung sebagai kota pelabuhan internasional, destinasi wisata bahari unggulan, serta pusat kegiatan maritim di kawasan timur Indonesia.