Pemkot Bitung Terangi 16 Titik Rawan di Kecamatan Matuari

0 9

BITUNG, Indo-news.id—Pemerintah Kota Bitung terus memperkuat komitmen pemerataan pembangunan melalui program percepatan pembangunan dari tingkat kelurahan. 

Salah satu langkah konkret yang kini dirasakan langsung masyarakat adalah pemasangan tiang dan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di 16 titik strategis yang tersebar pada delapan kelurahan di Kecamatan Matuari.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Bitung menghadirkan pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, terutama terkait keamanan, kenyamanan dan aksesibilitas warga pada malam hari.

Pemasangan PJU di sejumlah lokasi yang sebelumnya minim penerangan mendapat sambutan positif dari masyarakat. 

Kawasan yang sebelumnya gelap kini menjadi lebih terang sehingga warga merasa lebih aman ketika melintas maupun melakukan aktivitas pada malam hari.

Warga Kelurahan Sagerat, Michael Rambing, menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota Bitung atas realisasi penerangan jalan tersebut. 

Menurutnya, keberadaan lampu jalan memberikan manfaat besar bagi keamanan lingkungan sekaligus membantu mengurangi risiko kecelakaan.

“Saya sangat berterima kasih kepada Pemerintah Kota Bitung. Lampu jalan ini sangat bermanfaat, membantu menjaga keamanan lingkungan terutama untuk daerah-daerah rawan dan mengurangi tingkat kecelakaan karena kondisi jalan dan kompleks sekarang sudah terang,” ujar Michael, Sabtu(15/8/2026)

Menurutnya, penerangan jalan bukan sekadar fasilitas pelengkap infrastruktur, tetapi menjadi kebutuhan penting masyarakat, khususnya di kawasan permukiman dan ruas jalan yang sebelumnya memiliki tingkat pencahayaan rendah.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Kecamatan Matuari, Yoseph Youce Sumuruk yang akrab disapa Oce. 

Ia menilai program tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan.

Oce berharap program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga dapat terus dilanjutkan dan diperluas. 

Ia menyebut kebijakan tersebut sejalan dengan visi kepemimpinan Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., yang mengedepankan pembangunan dari kelurahan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemerataan ekonomi dan pembangunan yang berkeadilan.

“Semoga program-program Pemerintah Kota Bitung yang pro-rakyat tetap dilanjutkan dan ditingkatkan, terutama untuk masyarakat di kelurahan. Hal ini selaras dengan misi Bapak Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, membangun dari kelurahan untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan,” tegas Oce.

Ia juga menyoroti perubahan kondisi di sejumlah titik yang sebelumnya tergolong gelap, salah satunya di Kelurahan Manembo-Nembo Atas. 

Minimnya pencahayaan sebelumnya membuat warga merasa was-was ketika harus beraktivitas pada malam hari, termasuk saat melintas di kawasan tersebut maupun ketika hendak membuang sampah.

Kini, keberadaan PJU membuat kawasan tersebut lebih terang dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.

Camat Matuari, Fonda Orah, S.Sos., menjelaskan pemasangan PJU merupakan respons Pemerintah Kota Bitung melalui pihak kecamatan terhadap kebutuhan mendesak masyarakat di lapangan.

“Saat ini pengadaan PJU difokuskan pada dua titik di tiap kelurahan. Penentuannya dilakukan secara terukur, yaitu menyasar akses jalan menuju tempat ibadah serta area sekitar Tempat Pembuangan Sementara (TPS) sampah yang selama ini minim pencahayaan,” terang Fonda.

Dengan demikian, 16 titik penerangan yang dipasang tidak ditentukan secara sembarangan, melainkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi kawasan yang membutuhkan pencahayaan tambahan.

Fonda turut mengapresiasi perhatian Wali Kota Bitung Hengky Honandar terhadap aksesibilitas dan kenyamanan masyarakat Kecamatan Matuari. 

Menurutnya, program pembangunan dari kelurahan memungkinkan kebutuhan warga yang bersifat langsung dan mendesak dapat diakomodasi.

“Pemerintah Kota Bitung, khususnya Bapak Wali Kota Hengky Honandar, S.E., sangat luar biasa. Lewat program membangun dari kelurahan, penerangan jalan ini dapat terakomodasi sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang dan nyaman di malam hari,” tambahnya.

Meski 16 titik PJU yang menjadi tahap awal telah berfungsi dan memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, pihak Kecamatan Matuari mengakui masih terdapat sejumlah ruas jalan di kompleks permukiman yang membutuhkan penerangan serupa.

Karena itu, dukungan secara bertahap dari Pemerintah Kota Bitung diharapkan terus diberikan agar kebutuhan penerangan di wilayah Matuari dapat dipenuhi secara lebih luas. 

Pemerataan PJU, selain meningkatkan kenyamanan, juga diharapkan mendukung keamanan lingkungan, mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, serta membantu menciptakan kawasan permukiman yang lebih layak dan aman pada malam hari.

Program tersebut sekaligus memperlihatkan pola pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat kelurahan. 

Sebelumnya, Pemkot Bitung juga telah memasang 33 titik lampu penerangan jalan di Kecamatan Ranowulu sebagai bagian dari komitmen memperluas pemerataan penerangan di seluruh wilayah Kota Bitung.

Dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap dan berdasarkan kebutuhan lapangan, program penerangan jalan diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan kawasan permukiman yang lebih aman, nyaman dan mendukung aktivitas masyarakat menuju terwujudnya Bitung Terang.