Dekat dengan Rakyat, Babinsa Terjun Langsung Bantu Petani Desa Dulangon
BOLMONG – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan nyata di wilayah binaan. Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1303-11/Lolak Serda Muh. Tamrin Ebong, yang melaksanakan kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah (Bintahwil) dengan membantu petani membersihkan gulma pada tanaman bawang merah milik warga binaannya di Desa Dulangon Kecamatan Lolak Kabupaten Bolaang Mongondow, Selasa (16/06/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian bawang merah milik Ibu Mutiara Tahir dengan luas lahan sekitar 0,4 hektare. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian warga merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan masyarakat.
Dengan penuh semangat, Serda Muh. Tamrin Ebong bersama pemilik lahan membersihkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman bawang merah. Gulma yang tidak segera dibersihkan dapat menghambat pertumbuhan tanaman karena menyerap unsur hara dan air yang dibutuhkan tanaman utama.
Babinsa mengatakan bahwa kegiatan pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian.
“Sebagai Babinsa, kami selalu berupaya hadir di tengah masyarakat, termasuk membantu para petani. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kami terhadap upaya masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian. Kami berharap tanaman bawang merah milik Ibu Mutiara dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang maksimal,” ujar Serda Muh. Tamrin.
Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya menjadi kebanggaan petani, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan di daerah.
Sementara itu, Ibu Mutiara Tahir menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan Babinsa. Kehadiran Babinsa dinilai memberikan semangat tersendiri bagi petani dalam mengelola lahan pertanian. (Farisa)