Dirjen Pendidikan Puji Kesiapan TKA di Kota Bitung
BITUNG, Indo-news.id — Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE bersama Wakil Wali Kota Randito Maringka, S.Sos mendampingi Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen PAUD Dikdasmen), Gogot Suharwoto, dalam kunjungan kerja di SDN Inpres 6/84 Madidir, Kota Bitung, Senin (20/4/2026).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau secara langsung kesiapan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat sekolah dasar tahun 2026.
Dalam peninjauan tersebut, Dirjen Gogot Suharwoto menyampaikan bahwa secara umum kesiapan pelaksanaan TKA di SDN Inpres 6/84 Madidir sudah berjalan dengan baik.
Ia menilai aspek teknis, terutama infrastruktur dan sistem pendukung berbasis teknologi, telah memenuhi standar pelaksanaan ujian berbasis komputer.
“Kesiapan akses sudah baik, koneksi lancar, dan pengeluaran token sesuai waktu yang telah ditentukan. Infrastruktur juga sudah lengkap,” ujar Gogot Suarwoto.
Menurutnya, kesiapan ini menjadi indikator penting bahwa satuan pendidikan di daerah, khususnya di Kota Bitung, mampu melaksanakan sistem evaluasi berbasis digital secara optimal.
Namun demikian, ia tetap mengingatkan pentingnya kesiapan tambahan untuk mengantisipasi kendala teknis yang mungkin terjadi saat pelaksanaan ujian berlangsung.
Gogot menegaskan bahwa setiap sekolah disarankan untuk menyiapkan minimal dua perangkat komputer guna menjamin kelancaran ujian.
Selain itu, peran proktor dan pengawas juga dinilai krusial dalam menjaga integritas pelaksanaan TKA.
“Kami menyarankan setiap satuan pendidikan menyiapkan minimal dua perangkat. Selain itu, proktor dan pengawas harus dipastikan siap, dengan sistem pengawasan silang dan tidak berasal dari sekolah yang sama,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya penerapan disiplin yang ketat selama pelaksanaan ujian. Salah satu poin utama adalah larangan bagi peserta membawa perangkat komunikasi ke dalam ruang ujian guna mencegah potensi kebocoran soal.
“Tidak boleh ada peserta yang membawa handphone ke dalam ruang tes untuk mencegah kebocoran soal. Meski demikian, kami juga memiliki sistem pemantauan melalui CCTV yang terhubung langsung ke pusat di Jakarta,” tambah Gogot.
Sementara itu, Wali Kota Bitung Hengky Honandar menyampaikan apresiasi atas kunjungan Dirjen PAUD Dikdasmen ke Kota Bitung.
Hengky Honandar menilai kehadiran pemerintah pusat menjadi bentuk perhatian nyata terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah.
“Kami berterima kasih kepada Pak Dirjen yang telah berkunjung sekaligus membuka token pelaksanaan TKA. Jika masih ada kekurangan di Kota Bitung, kami berharap dapat menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Hengky Honandar.
Lebih lanjut, Hengky juga menekankan pentingnya dukungan pemerintah pusat dalam pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di Kota Bitung.
Ia berharap adanya program revitalisasi sekolah guna menunjang kualitas pembelajaran yang lebih baik di masa depan.
“Kami berharap ada bantuan revitalisasi ke depan, sehingga Kota Bitung bisa semakin maju dalam dunia pendidikan,” pungkasnya.
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 berjalan secara transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan kesiapan yang telah ditinjau secara langsung, diharapkan pelaksanaan TKA di Kota Bitung dapat berlangsung lancar serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam penerapan sistem ujian digital yang terintegrasi.