Jelang Ops Patuh Semeru 2026, Samsat Pasuruan Gencarkan Sosialisasi, Warga Apresiasi Pelayanan dan Keterbukaan Informasi

0

Pasuruan, indo-news.id – Menjelang pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang akan berlangsung mulai 8 hingga 21 Juni 2026, petugas Samsat Pasuruan terus mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan agar masyarakat memahami tujuan, sasaran, serta pentingnya kepatuhan berlalu lintas sebelum operasi digelar.

Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bentuk komitmen Samsat dalam memberikan edukasi sekaligus pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Melalui pendekatan persuasif, warga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Saat dikonfirmasi media, AIPTU Harid menjelaskan bahwa sosialisasi dilakukan agar masyarakat tidak merasa kaget ketika Operasi Patuh Semeru 2026 mulai dilaksanakan.

“Kami berharap masyarakat selalu mematuhi aturan berlalu lintas selama berkendara di jalan. Sosialisasi ini kami lakukan agar masyarakat memahami maksud dan tujuan operasi serta mengetahui sasaran yang menjadi perhatian petugas, sehingga dapat lebih siap dan tertib dalam berlalu lintas,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Operasi Patuh Semeru tidak hanya ditentukan oleh petugas di lapangan, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas. Oleh karena itu, edukasi sejak dini menjadi bagian penting untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas.

Sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Abdul Kifli, warga Pandaan, yang mengaku puas dengan pelayanan Samsat sekaligus mengapresiasi keterbukaan informasi yang diberikan kepada wajib pajak.

“Saya sangat senang dengan pelayanan di Samsat. Menurut saya memang seharusnya seperti ini, masyarakat diberi informasi yang jelas terkait pelayanan, alur pengurusan, biaya yang harus dibayarkan, termasuk informasi tentang adanya operasi lalu lintas. Jadi masyarakat tidak kaget ketika nanti ada kegiatan operasi di lapangan,” ungkapnya.

Apresiasi dari masyarakat tersebut menjadi bukti bahwa pelayanan yang informatif dan transparan mampu meningkatkan kepercayaan publik. Selain memberikan kemudahan dalam pengurusan administrasi kendaraan, Samsat juga berperan aktif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

Dengan semakin masifnya sosialisasi yang dilakukan menjelang Operasi Patuh Semeru 2026, diharapkan tingkat kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas terus meningkat.

Upaya ini sekaligus menjadi langkah strategis untuk menekan angka pelanggaran, mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas, serta menurunkan tingkat fatalitas korban di jalan raya.

Melalui sinergi antara petugas dan masyarakat, Operasi Patuh Semeru 2026 diharapkan tidak hanya menjadi agenda penegakan hukum, tetapi juga momentum membangun budaya tertib berlalu lintas demi mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Pasuruan.(Koko)