Kolaborasi Perkuat Penanganan TBC RO, RSUD Waluyo Jati Dorong Layanan Berkualitas

0 6

Probolinggo, indo-news.id – Upaya meningkatkan kualitas penanganan Tuberkulosis Resistan Obat (TBC RO) di Kabupaten Probolinggo terus diperkuat melalui kegiatan Clinical Mentorship yang melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga dapat diterapkan secara langsung dalam pelayanan di fasilitas kesehatan masing-masing.

“Clinical Mentorship ini kami harapkan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan peserta, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelayanan di fasilitas kesehatan masing-masing. Dengan penguatan kapasitas tenaga kesehatan, penanganan pasien TBC RO diharapkan semakin optimal,” ungkapnya.

Penguatan kapasitas tenaga kesehatan dinilai menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan yang tepat dan berkesinambungan bagi pasien TBC RO. Melalui kegiatan mentorship, para peserta mendapatkan kesempatan untuk memperkuat pemahaman sekaligus berbagi pengalaman dalam penanganan kasus TBC RO.

Selain peningkatan kompetensi, kolaborasi antarlembaga juga terus didorong. Sinergi antara Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, STPI Jawa Timur, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, RSUD Waluyo Jati serta berbagai fasilitas kesehatan lainnya diharapkan semakin solid.

Penguatan jejaring tersebut menjadi salah satu kunci untuk memastikan pasien TBC RO memperoleh pelayanan yang berkualitas, terpadu dan berkesinambungan.

Dalam kegiatan ini, RSUD Waluyo Jati tidak hanya menjadi lokasi pelaksanaan Clinical Mentorship, tetapi juga mengambil bagian dalam upaya bersama meningkatkan kualitas penanggulangan TBC Resistan Obat di Kabupaten Probolinggo.

Melalui kolaborasi dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan secara berkelanjutan, diharapkan penanganan pasien TBC RO di Kabupaten Probolinggo semakin optimal serta mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.(Koko)