Dari Semangat Gotong Royong Lahir Harapan Baru, Jembatan Garuda Mulai Menampakkan Wujudnya
BOLMONG – Di tengah rindangnya pepohonan dan suara alam yang mengiringi setiap ayunan cangkul serta dentuman adukan beton, semangat kebersamaan kembali memperlihatkan wajah terbaiknya. Tidak ada sekat antara prajurit TNI dan masyarakat. Mereka berdiri sejajar, saling membantu, mengangkat material, menuang campuran semen, hingga memastikan setiap pekerjaan terselesaikan dengan penuh tanggung jawab. Dari kebersamaan inilah harapan masyarakat akan hadirnya akses yang lebih aman dan layak mulai dibangun, sedikit demi sedikit, menuju masa depan yang lebih baik.
Bertempat di lokasi pembangunan Jembatan Garuda Desa Pangi Induk Kecamatan Sangtombolang Kabupaten Bolaang Mongondow, Babinsa Koramil 1303-12/Sangtombolang Sertu Abd. Rajak T., bersama masyarakat melaksanakan kegiatan pengecoran lantai kerja dan pengecoran balok dasar sebagai bagian dari tahapan pembangunan jembatan, Kamis (02/07/2026).
Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 36 persen. Pekerjaan berlangsung dengan semangat gotong royong yang tinggi antara personel TNI dan masyarakat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Jembatan Garuda merupakan salah satu titik pembangunan jembatan terbaru di wilayah Kodim 1303/Bolmong yang dilaksanakan sebagai bagian dari program pembangunan yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia guna memperkuat konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Keberadaan Babinsa di tengah proses pembangunan tidak hanya memberikan dukungan tenaga, tetapi juga menjadi motivasi bagi masyarakat agar tetap menjaga semangat kebersamaan dan kekompakan selama proses pekerjaan berlangsung.
Babinsa Sertu Abd. Rajak T. mengatakan bahwa keterlibatan TNI merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mempercepat pembangunan infrastruktur yang manfaatnya akan dirasakan secara langsung oleh warga.
“Kami hadir untuk bekerja bersama masyarakat, bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan. Kami berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat selesai tepat waktu sehingga segera dimanfaatkan masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari maupun meningkatkan perekonomian desa,” ujarnya.(Farisa)