Kerja Sama Pemkot Bitung dan Bank SulutGo Buka Peluang UMKM Lebih Berkembang
BITUNG, Indo-news.id — Pemerintah Kota Bitung bersama PT Bank SulutGo (BSG) resmi menandatangani kesepakatan bersama dan perjanjian kerja sama pola kemitraan pembinaan serta pemasaran bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Bitung.
Penandatanganan yang berlangsung pada Jumat (26/6/2026) di lantai 4 kantor Wali Kota tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat akses pembiayaan, pembinaan usaha, dan pemasaran produk UMKM, khususnya yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H. P. Sianipar, Direktur Operasional Bank SulutGo Louisa J. Parengkuan, jajaran Pemerintah Kota Bitung, perwakilan perbankan, penyuluh perikanan, kelompok nelayan, serta pelaku UMKM.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hengky Honandar menyampaikan apresiasi kepada Bank SulutGo beserta seluruh pihak yang telah menggagas kerja sama strategis tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, sektor perbankan, pelaku usaha, dan masyarakat merupakan langkah nyata dalam memperkuat perekonomian daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BSG Cabang Bitung beserta seluruh pihak yang telah menginisiasi kerja sama strategis ini. Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara sektor perbankan, pemerintah, pelaku usaha, serta masyarakat dalam membangun perekonomian daerah,” ujar Hengky Honandar.
Ia menegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu pilar utama penggerak ekonomi di Kota Bitung.
Potensi tersebut semakin besar karena didukung oleh sektor kelautan dan perikanan yang selama ini menjadi sektor unggulan daerah.
Menurut Hengky, kerja sama kemitraan ini tidak hanya memberikan kemudahan akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perikanan, tetapi juga bertujuan meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan.
Untuk tahun 2026, alokasi pembiayaan bagi Kota Bitung melalui program tersebut mencapai sekitar Rp4,5 miliar.
Dana itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh kelompok nelayan dan pelaku usaha produktif untuk mengembangkan usaha mereka.
Hengky Honandar mengajak seluruh pihak untuk menjadikan kerja sama tersebut sebagai komitmen bersama dalam membangun ekosistem usaha yang sehat, produktif, dan berkelanjutan.
“Kami melihat kolaborasi ini sebagai bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan ekosistem usaha yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Nelayan, pelaku usaha, lembaga keuangan, perusahaan hingga para penyuluh perikanan harus berjalan dalam satu visi yang sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Bitung,” katanya.
Ia juga berpesan kepada kelompok nelayan dan para debitur KUR Perikanan agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan penuh tanggung jawab.
“Kepada para kelompok nelayan dan debitur KUR Perikanan, kami ingin berpesan agar kesempatan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Gunakan dukungan pembiayaan dan program kemitraan ini secara produktif, bertanggung jawab, dan berorientasi pada pengembangan usaha jangka panjang,” ujar Hengky.
Selain itu, Wali Kota memberikan perhatian khusus kepada para penyuluh perikanan yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendampingi masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya bergantung pada pembiayaan, tetapi juga pada pendampingan yang berkelanjutan.
“Kami mengajak para penyuluh perikanan untuk terus mendampingi masyarakat dengan penuh dedikasi. Peran penyuluh sangat strategis dalam memastikan peningkatan kapasitas, produktivitas, dan keberlanjutan usaha para nelayan maupun pelaku UMKM,” lanjutnya.
Hengky juga berharap pihak perbankan dan perusahaan yang terlibat tidak berhenti pada tahap penandatanganan dokumen kerja sama semata, tetapi benar-benar mengimplementasikan berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Pemerintah Kota Bitung terus berkomitmen mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, sehingga seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang. Melalui kerja sama seperti ini, kami yakin akan tercipta lebih banyak peluang usaha, lapangan pekerjaan, dan penguatan ketahanan ekonomi daerah,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus menjaga harmonisasi, memperkuat kolaborasi, serta bergerak bersama mewujudkan Kota Bitung yang semakin maju, berdaya saing, dan sejahtera.
Kerja sama antara Pemerintah Kota Bitung dan Bank SulutGo ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem UMKM, meningkatkan kesejahteraan nelayan, memperluas akses pembiayaan usaha, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.