Usai Jadi Pembicara di Kenya, Refaya Fresy Cinta Betah Temui Wali Kota Hengky Honandar
BITUNG, Indo-news.id—Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri asal Kota Bitung di panggung internasional.
Refaya Fresy Cinta Betah, mahasiswi President University yang merupakan lulusan SMA 2 Bitung, dipercaya menjadi salah satu pembicara muda yang mewakili Indonesia dalam forum internasional di Kenya, Afrika.
Refaya tampil dalam kegiatan “Youth to Youth Dialogue: Bridging Indonesia and Kenya Through Youth Leadership for Global Impact” yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Nairobi di Kenya.
Keterlibatan Refaya dalam forum tersebut menjadi kesempatan penting untuk membawa perspektif pemuda Indonesia dalam ruang dialog internasional sekaligus memperkenalkan potensi generasi muda Indonesia dalam membangun kolaborasi lintas negara.
Forum tersebut mempertemukan pemuda Indonesia dan Kenya untuk membahas berbagai isu strategis, terutama mengenai kepemimpinan pemuda, kolaborasi lintas budaya, serta peran generasi muda dalam menghadapi isu global.
Bagi Refaya, kepercayaan menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab untuk menyampaikan gagasan generasi muda Indonesia di hadapan peserta dari dua negara.
“Di kesempatan kali ini saya dapat dipercayakan menjadi salah satu pembicara muda yang mewakili Indonesia dalam kegiatan ‘Youth to Youth Dialogue: Bridging Indonesia and Kenya Through Youth Leadership for Global Impact’ yang diselenggarakan di Kenya, Afrika oleh KBRI Nairobi,” ujar Refaya, Selasa (11/8/2026)
Ia menyampaikan, forum tersebut menjadi ruang bagi pemuda Indonesia dan Kenya untuk saling bertukar pandangan serta membangun pemahaman mengenai pentingnya kepemimpinan generasi muda di tengah tantangan global.
Menurutnya, pertemuan lintas negara seperti itu juga membuka peluang bagi generasi muda untuk membangun jejaring, bertukar pengalaman dan memperkuat kolaborasi dalam berbagai bidang.
Prestasi Refaya mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota Bitung.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Bitung, Altin Abraham Tumengkol, SIP, M.Si, menyampaikan bahwa Wali Kota Bitung Hengky Honandar, SE memberikan apresiasi atas pencapaian Refaya di tingkat internasional.
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Hengky Honandar juga memberikan sejumlah nasihat kepada Refaya agar terus mengembangkan kemampuan, menjaga nama baik daerah dan bangsa, serta memanfaatkan kesempatan yang diperoleh untuk memberikan dampak positif bagi generasi muda.
Apresiasi tersebut menjadi bentuk dukungan Pemkot Bitung terhadap generasi muda daerah yang mampu mengukir prestasi hingga tingkat internasional.
Refaya sendiri merupakan warga Kelurahan Kakenturan Satu, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.
Perjalanan akademiknya dimulai dari Kota Bitung sebelum melanjutkan pendidikan di SMA 2 Bitung dan kemudian menempuh pendidikan tinggi di President University.
Keterlibatannya dalam forum Indonesia-Kenya menunjukkan bahwa kesempatan dan kemampuan generasi muda dari daerah dapat berkembang hingga ke panggung internasional.
Kehadiran Refaya juga menjadi gambaran bahwa anak muda Kota Bitung memiliki peluang untuk berkontribusi dalam diskursus global apabila mendapatkan ruang dan kesempatan yang tepat.
Forum Youth to Youth Dialogue tidak sekadar menjadi ajang pertukaran gagasan, tetapi juga menjadi jembatan hubungan antarpemuda Indonesia dan Kenya.
Melalui dialog tersebut, para peserta didorong untuk memahami perbedaan budaya sekaligus menemukan kesamaan visi dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda.
Bagi Kota Bitung, pencapaian Refaya menjadi kebanggaan tersendiri. Selain membawa nama Indonesia dalam forum internasional, kiprahnya turut memperkenalkan nama Kota Bitung melalui sosok anak daerah yang mampu tampil dalam forum kepemudaan global.
Ke depan, pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi Refaya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kepemimpinan pemuda, memperluas jejaring internasional dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Kota Bitung agar berani mengambil kesempatan di tingkat nasional maupun global.