Babinsa Dan Warga Lanjutkan Penyelesaian Jembatan Perintis Garuda, Capaian Pekerjaan 98 Persen

0

BOLMUT –  Di atas bentangan Jembatan Perintis Garuda yang mulai menampakkan wajah barunya, semangat gotong royong selalu hidup. Sapuan kuas di tangan warga dan Babinsa bukan sekadar mewarnai pagar dan lantai jembatan, tetapi juga melukiskan harapan tentang konektivitas, kemajuan, dan kebersamaan yang tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Gihang. Dengan progres pekerjaan yang telah mencapai 98 persen, jembatan ini menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun masa depan daerah.

Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-13/Kaidipang Sertu Muhlis Pontoh, bersama masyarakat melaksanakan lanjutan pekerjaan pengecatan pagar serta lantai Jembatan Perintis Garuda. Hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai 98 persen dan memasuki tahap penyelesaian akhir, Selasa (16/06/2026).

Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu titik pembangunan yang berada di wilayah Kodim 1303/Bolaang Mongondow sebagai bagian dari program pembangunan yang diinisiasi pemerintah dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga menjadi motor penggerak yang terus menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Dengan penuh kebersamaan, warga dan aparat TNI bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan yang tersisa agar jembatan segera dapat dimanfaatkan secara optimal.

Sertu Muhlis Pontoh mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa merupakan bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat serta komitmen untuk mendukung setiap program pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi rakyat.

“Kami hadir untuk membantu dan memastikan pekerjaan berjalan dengan baik. Jembatan ini nantinya akan menjadi sarana penting bagi aktivitas masyarakat. Karena itu, kami bersama warga terus bekerja dengan penuh semangat agar penyelesaiannya dapat segera tuntas dan memberikan manfaat yang maksimal,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh hasil akhir fisik semata, tetapi juga oleh kuatnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat yang terbangun selama proses pelaksanaan kegiatan.

Masyarakat Desa Gihang pun menyambut baik keterlibatan Babinsa yang selama ini aktif mendampingi dan bekerja bersama warga. Kehadiran TNI di lapangan dinilai mampu meningkatkan motivasi masyarakat untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan di lingkungan mereka.(Farisa)