Kalaks BPBD dan Camat Ranowulu Tinjau Jalan Nasional yang Ambruk di Pinasungkulan
BITUNG, Indo-news.id — Pemerintah Kota Bitung melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terus memantau perkembangan kondisi jalan nasional yang ambruk di Kelurahan Pinasungkulan, Kecamatan Ranowulu.
Pemantauan dilakukan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kota Bitung, Welmi Kalangit, Senin (7/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Welmi Kalangit didampingi Camat Ranowulu, Fransisca Cornelia Joice Komalig SH, untuk melihat secara langsung kondisi ruas jalan nasional yang menghubungkan wilayah Minahasa Utara dan Kota Bitung tersebut.
Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memonitor situasi lapangan pasca-ambruknya badan jalan yang menjadi salah satu jalur penting mobilitas masyarakat dan distribusi barang di wilayah Sulawesi Utara.
Welmi Kalangit menjelaskan bahwa kunjungan ke lokasi lebih difokuskan pada pemantauan kondisi terkini serta pengumpulan informasi yang dibutuhkan untuk pelaporan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait.
“Kunjungan ini untuk memonitor situasi di lapangan,” ujar Welmi Kalangit saat dikonfirmasi, Senin (8/6/2026) siang.
Menurutnya, pembahasan terkait langkah penanganan dan solusi atas kondisi jalan yang ambruk tersebut sudah mulai dilakukan oleh pihak-pihak terkait.
Salah satu langkah yang ditempuh adalah pertemuan antara pihak perusahaan dengan Pemerintah Kota Bitung guna membahas tindak lanjut penanganan infrastruktur yang terdampak.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pihak perusahaan telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Kota Bitung.
Pertemuan tersebut berlangsung di Merdeka Lounge Kantor Wali Kota Bitung pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WITA.
Dalam pertemuan tersebut, Presiden Direktur PT Meares Soputan Mining dan PT Tambang Tondano Nusajaya (PT MSM/TTN), David Sompie, bertemu langsung dengan Wali Kota Bitung, Hengky Honandar SE.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya koordinasi untuk membahas kondisi jalan nasional yang ambruk serta kemungkinan langkah-langkah penanganan yang dapat dilakukan ke depan.
Meski demikian, belum ada keterangan resmi mengenai hasil pembahasan maupun keputusan yang diambil dalam pertemuan tersebut.
Sementara itu, keberadaan ruas jalan nasional Minut-Bitung memiliki peran strategis karena menjadi jalur penghubung utama antara Kota Bitung dengan sejumlah wilayah di Sulawesi Utara.
Gangguan pada ruas jalan tersebut berpotensi memengaruhi aktivitas transportasi masyarakat, distribusi logistik, hingga akses menuju kawasan industri dan pelabuhan di Kota Bitung.
Karena itu, pemerintah daerah terus melakukan pemantauan terhadap kondisi lapangan sambil menunggu langkah teknis yang akan dilakukan oleh instansi berwenang.
Koordinasi lintas sektor juga menjadi penting mengingat status jalan tersebut merupakan jalan nasional yang penanganannya melibatkan pemerintah pusat melalui instansi terkait.
Masyarakat yang melintas di kawasan Kelurahan Pinasungkulan diimbau untuk tetap berhati-hati dan mematuhi petunjuk petugas di lapangan guna menghindari risiko kecelakaan akibat kondisi jalan yang terdampak.
Pemerintah Kota Bitung bersama BPBD dan pihak terkait akan terus memantau perkembangan situasi serta memberikan informasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penanganan yang akan dilakukan terhadap ruas jalan nasional tersebut.