Dari Peluh Menjadi Penghubung Harapan, Pembangunan Jembatan Garuda Capai 57 Persen
BOLTIM – Di tengah semangat kebersamaan yang terus terjaga, personel TNI bersama masyarakat kembali menunjukkan kekuatan gotong royong sebagai fondasi pembangunan di wilayah pedesaan. Kebersamaan itu tampak dalam kegiatan pengecoran blok angkur tepi dekat pada pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Molobog Kecamatan Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, Minggu (31/05/2026).
Babinsa Koramil 1303-05/Kotabunan Sertu John Tadulako, turun langsung mendampingi dan bekerja bersama masyarakat dalam proses pembangunan jembatan yang menjadi salah satu titik strategis pembangunan di wilayah Kodim 1303/Bolmong. Hingga saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 57 persen.
Peluh yang menetes dari para pekerja dan warga menjadi simbol semangat kolektif untuk menghadirkan infrastruktur yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
Sertu John Tadulako mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir bukan hanya untuk mendampingi, tetapi juga menjadi bagian dari masyarakat dalam setiap proses pembangunan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi energi positif bagi kami untuk terus membantu percepatan pekerjaan sehingga jembatan ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar Babinsa.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari program pembangunan yang menjadi perhatian pemerintah dalam upaya meningkatkan aksesibilitas wilayah serta pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi warga yang secara sukarela terlibat dalam berbagai tahapan pekerjaan. Kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung.(Farisa)