Kapolres dan PC NU Bitung Bersinergi Lindungi Generasi Muda dari Narkoba

0

BITUNG, Indo-news.id—Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., memperkuat kemitraan dengan organisasi keagamaan melalui silaturahmi bersama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Bitung, Jumat (6/11/2026).

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergitas Polri bersama ulama dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Silaturahmi yang berlangsung pukul 16.00 WITA di ruang kerja Kapolres Bitung tersebut tidak sekadar menjadi ajang mempererat hubungan kelembagaan, tetapi juga membuka ruang komunikasi dan koordinasi untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di tengah masyarakat.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Bitung didampingi sejumlah perwakilan Pejabat Utama (PJU) Polres Bitung.

Sementara itu, PC NU Kota Bitung dihadiri Ketua Narto Pakaya, S.Pd., M.Pd., Wakil Ketua Abdul Basit Samalam, S.Sos., Sekretaris Komarudin Kiyai, S.Sos., Mustasyar NU KH Fauzi Badarab, Wakil Sekretaris Rifai Yanto, S.Sos., Ketua Banser Muh. Julkifly Olii, S.H., Ketua Panitia Pelantikan Jefry Inaku, S.Sos., serta Wakil Ketua Panitia Ismail Haji Jafar, S.E.

Dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan, Kapolres menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terutama tokoh agama dan organisasi keagamaan, dalam membangun kesadaran bersama untuk menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Salah satu perhatian utama yang disampaikan adalah pembinaan generasi muda.

Kapolres mengajak para ulama dan tokoh agama untuk bersama-sama memberikan edukasi serta pembinaan agar generasi muda menjauhi penyalahgunaan narkoba, minuman keras, tawuran, dan berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan tidak cukup hanya mengandalkan langkah penegakan hukum, tetapi juga membutuhkan pendekatan pencegahan melalui pendidikan, pembinaan moral, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Warga diminta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya serta membiasakan diri melakukan verifikasi sebelum membagikan informasi kepada orang lain.

Langkah tersebut penting untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks yang dapat memicu keresahan, kesalahpahaman, bahkan perpecahan di tengah masyarakat.

Dalam penyampaiannya, AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan kepedulian, partisipasi, dan kerja sama seluruh komponen masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi silaturahmi dan kemitraan yang terjalin dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Bitung. Kami berharap hubungan baik ini terus diperkuat melalui komunikasi, koordinasi, dan kerja sama dalam menjaga situasi kamtibmas,” ungkap Kapolres.

Ia juga mengajak para ulama dan tokoh agama untuk mengambil bagian dalam membimbing generasi muda agar menjauhi narkoba, minuman keras, tawuran, serta tidak mudah terpengaruh informasi hoaks.

Kapolres turut meminta masyarakat segera menyampaikan informasi apabila menemukan potensi konflik maupun permasalahan sosial yang berpeluang mengganggu keamanan lingkungan.

“Apabila terdapat potensi konflik atau permasalahan sosial di tengah masyarakat, kami berharap dapat segera dikomunikasikan kepada pihak kepolisian melalui Call Center 110, sehingga bisa ditangani secara cepat, tepat, dan mengedepankan pendekatan persuasif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolres menilai peran ulama sangat strategis dalam menciptakan suasana sejuk dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Pesan-pesan keagamaan yang edukatif, menyejukkan, serta mengedepankan nilai persaudaraan diharapkan mampu memperkuat toleransi dan kepedulian sosial.

Melalui kegiatan ini, Polres Bitung menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga melalui pendekatan humanis dan preventif.

Sinergitas Polri bersama ulama dan masyarakat diharapkan mampu mendeteksi serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan sejak dini.

Dengan demikian, persatuan, kerukunan, dan kehidupan yang damai di Kota Bitung dapat terus terpelihara.

Kegiatan silaturahmi berakhir pada pukul 16.50 WITA. Selama berlangsungnya pertemuan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.

Polres Bitung mengusung semangat Polisi Bersama Masyarakat, Hadir untuk Melindungi, Mengayomi, dan Melayani dengan Sepenuh Hati sebagai komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.