Peringati Hari Lahir ke-73 KPU, Deslie Sumampouw Tegaskan Pentingnya Menjaga Suara Rakyat
BITUNG, Indo-news.id—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung memperingati Hari Lahir ke-73 dengan mengusung tema “Mengawal Suara Rakyat Menjaga Demokrasi”, Jumat (6/11/2026).
Momentum peringatan tersebut tidak hanya menjadi ajang refleksi perjalanan lembaga penyelenggara pemilu, tetapi juga diwujudkan melalui aksi kepedulian sosial dan pemberian penghargaan kepada insan pers yang telah berkontribusi dalam mengawal pelaksanaan demokrasi di Kota Bitung.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bitung, Michael Sondakh, S.Sos., MAP, Kapolres Bitung yang diwakili Kabag Ops, perwakilan partai politik, perwakilan Kejaksaan Negeri Bitung, komisioner Bawaslu Kota Bitung, serta anak-anak Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, KPU Kota Bitung memberikan bantuan kepada anak-anak panti asuhan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Selain itu, KPU juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah wartawan yang selama ini telah bersama-sama menjalankan fungsi peliputan dan pemberitaan kegiatan kepemiluan, khususnya sejak pelaksanaan Pilkada 2020 dan 2024.
Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw, S.E., dalam sambutannya menegaskan bahwa tema peringatan tahun ini memiliki makna dan tanggung jawab besar bagi seluruh jajaran penyelenggara pemilu.
Menurutnya, suara rakyat bukan sekadar angka dalam proses penghitungan suara, melainkan wujud kedaulatan rakyat yang harus dihormati, dilindungi, dan dipertanggungjawabkan.
“Mengawal suara rakyat berarti memastikan setiap tahapan penyelenggaraan pemilu dilaksanakan sesuai ketentuan, dengan menjunjung tinggi profesionalitas, transparansi, independensi, dan akuntabilitas,” ungkap Deslie.
Ia menekankan, peringatan Hari Lahir KPU hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum refleksi untuk memperkuat komitmen, meningkatkan kualitas pengabdian, serta menjaga kehormatan dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi KPU.
Deslie juga menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir ke-73 KPU dimaknai melalui kegiatan santunan dan doa bersama anak-anak yatim.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap generasi bangsa sekaligus upaya mempererat tali silaturahmi dan membangun solidaritas antarsesama.
Ia berharap nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan senantiasa menjadi bagian dari setiap pelaksanaan tugas dan pengabdian seluruh jajaran KPU.
Pada kesempatan itu, Deslie mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat semangat kebersamaan, menjaga integritas, meningkatkan profesionalitas, serta memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Bitung, Michael Sondakh, menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir ke-73 kepada seluruh keluarga besar KPU.
Ia mengapresiasi dedikasi dan kerja keras KPU dalam menjalankan tugas sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang memiliki peran penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia.
Michael mengatakan, tema “Mengawal Suara Rakyat Menjaga Demokrasi” mengandung pesan bahwa setiap suara masyarakat merupakan amanah yang harus dijaga dan dihormati.
Menurutnya, penyelenggaraan pemilu yang berkualitas membutuhkan lembaga penyelenggara yang profesional, berintegritas, transparan, serta mampu membangun kepercayaan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Bitung, kami memberikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras KPU dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu,” ujar Michael Sondakh.
Ia berharap KPU semakin profesional, mandiri, dan terpercaya, sekaligus terus meningkatkan pendidikan politik serta partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
Michael juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Bitung untuk terus membangun sinergi dan koordinasi dengan KPU, Bawaslu, serta seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya demokrasi yang sehat, aman, dan damai.
Ia mengingatkan bahwa demokrasi bukan hanya berbicara tentang perbedaan pilihan, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat tetap menjaga persatuan dan persaudaraan.
Karena itu, keberagaman pilihan politik hendaknya tidak menjadi sumber perpecahan, melainkan kekuatan untuk mempertahankan keharmonisan di Kota Bitung.
Melalui peringatan Hari Lahir ke-73 ini, KPU Kota Bitung diharapkan semakin memperkuat kepercayaan publik, menjaga integritas kelembagaan, dan konsisten menjalankan tugas mengawal suara rakyat.
Momentum kebersamaan antara penyelenggara pemilu, pemerintah, aparat penegak hukum, partai politik, insan pers, dan masyarakat tersebut menjadi pengingat bahwa demokrasi yang berkualitas membutuhkan keterlibatan serta tanggung jawab seluruh elemen bangsa.