Jalankan Amanat Gubernur Yulius Selvanus, Timsus Sukses Lobi 2 Triliun Dari Kemendikdasmen Majukan Pendidikan Sulut
SULUT – Tim Khusus (Timsus) Gubernur Percepatan Program Strategis Nasional dan Prioritas Daerah bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sulawesi Utara, Dinas Pendidikan Daerah, serta Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), dilakukan audiensi dan koordinasi strategis dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Kemendikdasmen RI), Rabu (17/6/2026), di Jakarta.
Hadir dalam pertemuan tersebut Koordinator Tim Khusus Gubernur Sulut Susi F. Sigar, Sekretaris Tim Ivanry Matu, Wakil Koordinator Bidang Perencana Strategis dan Antar Lembaga Fanny A. Wulur, serta Wakil Koordinator Bidang Stakeholder dan Prasarana Daerah Julius Jems Tuuk.
Rombongan diterima langsung oleh jajaran pimpinan Kemendikdasmen RI, mulai dari Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah, Sekretaris Direktorat Jenderal, Direktur SMA, hingga staf teknis kementerian.
Salah satu capaian penting dari pertemuan tersebut adalah komitmen pembangunan tahap pertama Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) di Sulawesi Utara.
Bahkan, berdasarkan hasil pembahasan, jumlah pembangunan SNT yang semula direncanakan tiga unit berpotensi bertambah menjadi lima unit apabila seluruh persyaratan administrasi dan dokumen Readiness Criteria (RC) dapat dipenuhi secara lengkap oleh pemerintah daerah.
Selain pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi, Sulawesi Utara juga berpotensi mendapatkan dukungan pembangunan beberapa Unit Sekolah Baru (USB) SMA pada wilayah-wilayah prioritas yang membutuhkan peningkatan akses pendidikan.
Tidak hanya itu, pemerintah pusat juga memberikan perhatian terhadap sekolah-sekolah yang terdampak bencana, khususnya di wilayah kepulauan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kemudian, program revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan juga menjadi fokus utama kerja sama tersebut.
Ratusan sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP hingga SMA dan SMK di berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara diproyeksikan akan memperoleh dukungan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan berbasis teknologi.
Jika seluruh program tersebut terealisasi, total potensi dukungan pendidikan yang akan masuk ke Sulawesi Utara diperkirakan mencapai Rp1,7 triliun hingga Rp2 triliun.
Angka tersebut menjadi salah satu dukungan terbesar bagi sektor pendidikan Sulawesi Utara dalam beberapa tahun terakhir.
Wakil Koordinator Tim Khusus Gubernur Sulut Bidang Stakeholder dan Prasarana Daerah, Julius Jems Tuuk, menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari arahan langsung Gubernur Yulius Selvanus yang meminta Tim Khusus aktif melakukan komunikasi dan lobi ke berbagai kementerian guna menghadirkan program-program strategis nasional ke Sulawesi Utara.
“Terima kasih Tuhan Yesus. Rakyat Sulawesi Utara diberkati. Kami mendapat penugasan langsung untuk melakukan lobi ke kementerian agar berbagai program strategis nasional bisa masuk ke Sulawesi Utara. Apa yang diperoleh hari ini adalah untuk kepentingan rakyat Sulawesi Utara,” ujar Julius.
Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan semata-mata pencapaian tim, melainkan hasil perjuangan bersama untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.