Tiang Jembatan Garuda Mulai Dicor, Harapan Baru Tumbuh di Gogagoman

9

KOTAMOBAGU – Di tengah ruang sempit yang diapit rumah warga dan aliran Sungai Katulidan, pekerjaan pembangunan Jembatan Garuda terus bergerak. Tidak ada jarak antara seragam loreng dan aktivitas masyarakat. Di lokasi itu, prajurit TNI hadir memastikan pembangunan berjalan, sekaligus menjadi bagian dari semangat gotong royong yang tumbuh bersama warga.

Memasuki hari ketujuh pembangunan Jembatan Garuda Tahap VII, Selasa (08/09/2026), pekerjaan dipusatkan pada pengecoran tiang jembatan yang berada di Kelurahan Gogagoman, Kecamatan Kotamobagu Barat, Kota Kotamobagu.

Jembatan yang memiliki ukuran 15 meter x 3 meter tersebut dibangun sebagai Jembatan Beton Garuda. Pembangunan ini merupakan bagian dari program pemerintah yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, dengan tujuan memperkuat akses dan konektivitas masyarakat.

Di lokasi, Babinsa Koramil 1303-02/Passi Sertu Defi Dotulung, turut berada di tengah aktivitas pembangunan. Kehadiran Babinsa bukan sekadar menjalankan fungsi pendampingan, tetapi juga menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Menurut Sertu Defi Dotulung, pembangunan jembatan memiliki arti penting bagi masyarakat karena akses yang baik akan memberikan kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Garuda ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Sebagai Babinsa, kami akan terus membantu dan mendampingi agar proses pembangunan dapat berjalan dengan baik. Bagi kami, hadir bersama masyarakat adalah bagian dari pengabdian,” ujar Babinsa.

Pemandangan di lokasi memperlihatkan bagaimana pembangunan infrastruktur tidak hanya berbicara mengenai beton, besi dan konstruksi. Di balik pekerjaan tersebut terdapat harapan warga terhadap akses yang lebih mudah, perjalanan yang lebih aman, serta hubungan antarkawasan yang semakin terbuka.(Farisa)