Dinkes Kaur Gelar Cek Kesehatan Gratis, Upaya Deteksi Dini Penyakit bagi ASN

0

KAUR – Usai mengikuti kegiatan senam bersama di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kaur, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kaur langsung memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur melalui Bidang Kesehatan Masyarakat yang bekerja sama dengan Puskesmas Bintuhan pada Jumat (3/7/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran, khususnya di kalangan ASN, akan pentingnya pemeriksaan kesehatan berkala sebagai langkah deteksi dini faktor risiko penyakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kaur, Sipta Miarip, S.E., melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Yosep Pratama, S.Kep., menjelaskan bahwa Cek Kesehatan Gratis ini adalah bentuk pelayanan promotif sekaligus preventif. Program tersebut bertujuan mendekatkan akses layanan kesehatan dan menumbuhkan kesadaran menjaga kesehatan tubuh.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama ASN, agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi risiko penyakit lebih dini, sehingga penanganan bisa dilakukan secara cepat dan tepat,” ujar Yosep.

Layanan yang disediakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, pengukuran tinggi dan berat badan, serta konsultasi kesehatan dan edukasi pola hidup sehat. Jika ditemukan gangguan kesehatan atau indikasi penyakit, peserta akan mendapatkan penanganan awal. Apabila diperlukan, mereka akan dirujuk untuk pemeriksaan lanjutan guna penanganan yang lebih komprehensif.

Yosep mengimbau agar layanan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, mengingat kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini hanya dilaksanakan satu kali dalam setahun.

“Manfaatkan kesempatan ini dengan baik. Deteksi dini memungkinkan kita mencegah penyakit berkembang menjadi lebih berat,” tambahnya.

Secara terpisah, Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, juga mengajak seluruh peserta senam dan ASN untuk memanfaatkan layanan tersebut. Menurutnya, program ini adalah wujud perhatian pemerintah agar masyarakat bisa mengetahui kondisi kesehatannya tanpa dipungut biaya.

“Jangan menunggu sakit baru memeriksakan diri. Biasakan cek kesehatan secara berkala. Semakin dini diketahui, semakin besar peluang kita untuk mencegah penyakit yang lebih serius. Mari jadikan pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup sehat,” tegas Abdul Hamid. (Yuliana)