Nyalakan Harapan di Ujung Tolitoli, GM PLN UID Suluttenggo Wujudkan Mimpi Listrik Gratis bagi Warga Pra-Sejahtera
INDO-NEWS.ID,Tolitoli_PT PLN (Persero) terus mempertegas komitmennya dalam menghadirkan akses listrik yang merata hingga ke pelosok negeri. Sebagai langkah nyata mewujudkan energi berkeadilan, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, melakukan kunjungan kerja langsung ke Desa Kolondom, Kabupaten Tolitoli. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penyalaan listrik bagi empat Kepala Keluarga (KK) pra-sejahtera yang kini resmi terbebas dari kegelapan.
Kehadiran jajaran manajemen PLN di desa yang masuk dalam wilayah kerja PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tolitoli ini disambut hangat oleh warga. Penantian panjang warga Desa Kolondom untuk menikmati listrik secara mandiri akhirnya terbayar melalui program bantuan penyambungan listrik gratis.
Momen penyalaan listrik perdana berlangsung penuh haru. Salah satu penerima manfaat, Bapak Bahri, tidak mampu menyembunyikan rasa syukurnya saat lampu di kediamannya menyala untuk pertama kalinya.
“Selama puluhan tahun, kami hanya mengandalkan lampu minyak atau pelita yang redup untuk penerangan di malam hari. Anak-anak saya sering kesulitan belajar karena cahaya yang terbatas dan asap dari minyak tanah. Hari ini, rumah kami sudah terang benderang. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN atas bantuan yang sangat berarti bagi masa depan anak-anak kami,” ungkap Bapak Bahri dengan mata berkaca-kaca.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar tugas fungsional, melainkan sebuah misi kemanusiaan untuk memastikan kehadiran negara melalui energi listrik.
“Kami hadir di sini untuk memastikan bahwa tidak ada satu pun warga masyarakat yang tertinggal dalam merasakan manfaat pembangunan energi. Listrik adalah jantung kehidupan dan hak dasar seluruh masyarakat. Dengan menyalanya listrik di Desa Kolondom, kami berharap dapat memicu transformasi ekonomi dan sosial di keluarga penerima manfaat,” ungkap Usman Bangun.
Usman menambahkan bahwa program penyaluran listrik ini bersumber dari inisiatif mulia para pegawai PLN yang bertajuk Light Up The Dream. Program ini merupakan gerakan sukarela karyawan PLN untuk membantu biaya penyambungan listrik bagi masyarakat yang kurang mampu secara finansial.
“Ini adalah wujud empati dan kepedulian insan PLN. Dana yang terkumpul dari donasi pegawai kami salurkan untuk menerangi rumah-rumah saudara kita yang membutuhkan. Kami ingin kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui ketersediaan infrastruktur, tetapi juga melalui sentuhan langsung yang meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tambah Usman.
Komitmen PLN untuk melistriki pelosok akan terus berlanjut. Melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, PLN optimis rasio elektrifikasi akan terus meningkat hingga mencapai target 100 persen.
Dengan tersambungnya listrik beberapa keluarga pra-sejahtera di Desa Kolondom ini, PLN tidak hanya memberikan penerangan secara fisik, tetapi juga menyalakan harapan baru bagi masa depan masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera dan mandiri. (*/Rommy)