Semangat Kemanunggalan TNI-Rakyat Warnai Pembangunan Jembatan di Mopait
Bolaang Mongondow – Di tengah hijaunya bentang alam Desa Mopait, semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat kembali terpatri dalam aksi nyata. Dentuman mesin molen dan derap langkah warga berpadu dalam satu irama gotong royong, menghadirkan harapan baru bagi akses penghubung antarwilayah. Jembatan Garuda yang membentang di atas Sungai Mopait kini bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan simbol kuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-04/Lolayan Kopda Tabah Bias Prahara melaksanakan kegiatan gotong royong bersama lebih dari 30 warga Desa Mopait Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Kegiatan ini difokuskan pada pengecoran lantai jembatan dengan ukuran 4 meter x 8 meter.
Kegiatan ini merupakan bagian dari salah satu titik pembangunan di wilayah Kodim 1303/Bolmong yang termasuk dalam program prioritas nasional. Hingga saat ini, progres pembangunan Jembatan Garuda telah mencapai sekitar 75 persen.
Kopda Tabah Bias Prahara dalam keterangannya menyampaikan bahwa keterlibatan aktif TNI bersama masyarakat merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap percepatan pembangunan desa.
“Kami hadir tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat. Gotong royong ini adalah kekuatan utama kita untuk mempercepat pembangunan sekaligus mempererat kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa jembatan ini nantinya akan menjadi akses vital yang menunjang mobilitas warga, terutama dalam kegiatan ekonomi dan sosial.
Partisipasi aktif warga terlihat dari antusiasme mereka dalam setiap tahapan pekerjaan. Dengan semangat kebersamaan, proses pengecoran berjalan lancar dan penuh kekompakan.
Ditempat terpisah, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo SH MIP menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Babinsa dan masyarakat. Hal ini menjadi cerminan nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tetap terjaga dan menjadi kekuatan utama dalam pembangunan wilayah.(Farisa)