Tim Dalwas TNI Cek Tiga Jembatan Garuda di Wilayah Kodim 1303/Bolmong

0

BOLMONG – Tim Pengendalian dan Pengawasan (Dalwas) Jembatan Garuda TA 2026 melakukan pemeriksaan terhadap empat Jembatan Garuda di wilayah teritorial Kodim 1303/Bolaang Mongondow, Selasa (03/11/2026). Pemeriksaan dilakukan untuk mengevaluasi kondisi fisik dan kualitas konstruksi jembatan yang dibangun guna mendukung akses masyarakat.

Kegiatan tersebut melibatkan Tim Dalwas 4 yang dipimpin Kapten Czi Brachman B. serta Tim Dalwas 3 di bawah pimpinan Kapten Czi Paskalis Besin. Pemeriksaan berlangsung di empat desa, yakni Bigo Selatan, Bolangitang, Gogaluman, dan Nonapan Dua.

Di Desa Bigo Selatan, Kecamatan Kaidipang, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, tim memeriksa jembatan dengan panjang 8 meter dan lebar 4 meter. Jembatan tersebut memiliki ketebalan lantai 28 sentimeter dan berfungsi sebagai akses penghubung Dusun III menuju Desa Bigo Selatan. Dalam pemeriksaan konstruksi, tim memberikan rekomendasi penambahan pengelasan pada gelagar besi IWF untuk memperkuat kualitas sambungan.

Pemeriksaan berikutnya dilakukan di Desa Bolangitang, Kecamatan Bolangitang Barat. Jembatan sepanjang 6 meter dan lebar 4 meter itu menjadi jalur alternatif perkebunan warga Desa Ollot I menuju Desa Sonuo. Tim menyarankan perbaikan pengecatan tiang penanda yang dinilai mulai memudar.

Sementara itu, di Desa Gogaluman, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow, tim memeriksa jembatan sepanjang 6 meter dan lebar 4 meter. Hasil pemeriksaan menghasilkan rekomendasi penyelesaian pengecoran tiang dan lantai jembatan.

Adapun di Desa Nonapan Dua, Kecamatan Poigar, jembatan dengan panjang 7 meter dan lebar 4 meter juga menjalani pemeriksaan fisik. Pada lokasi tersebut, tim tidak memberikan catatan tambahan.

Seluruh pemeriksaan meliputi aspek dimensi jembatan, kondisi lantai, ketebalan, tinggi, serta konstruksi gelagar sesuai karakteristik masing-masing lokasi.

Sementara itu, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P. mengatakan, pengawasan pembangunan menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Garuda di sejumlah wilayah tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mendukung kegiatan ekonomi, serta membuka akses yang sebelumnya menjadi kendala masyarakat.

“Setiap pembangunan harus memperhatikan kualitas dan manfaatnya. Kami berharap Jembatan Garuda benar-benar menjadi sarana yang membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. TNI akan terus mendorong pengabdian melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat,” ucap Dandim Bolmong.

Apresiasi juga datang dari masyarakat. Warga Desa Bigo Selatan menyampaikan terima kasih kepada TNI karena jembatan tersebut membantu menghubungkan Dusun III dengan desa. Warga di wilayah lainnya turut merasakan manfaat pembangunan, terutama dalam menunjang akses perkebunan dan mobilitas antardesa.(Farisa)