BITUNG, Indo-news.id — Pipa milik Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung yang berada di jalur Kelurahan Apela dan Tewaan diduga sengaja dibakar oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Peristiwa tersebut berdampak pada terganggunya pasokan air bersih ke sejumlah wilayah di Kota Bitung.
Informasi mengenai kejadian itu turut dibenarkan Direktur Perumda Air Minum Duasudara Kota Bitung, Alfred Salindeho SE MM, Senin (21/9/2026).
Akibat kerusakan pada jaringan pipa tersebut, distribusi air bersih kepada pelanggan di sejumlah kawasan mengalami gangguan.
Perumda Air Minum Duasudara kemudian melakukan penanganan terhadap dampak yang ditimbulkan agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan.
“Pipa di jalur Apela dan Tewaan diduga dibakar,” ujar Alfred Salindeho.
Gangguan layanan ini dirasakan pelanggan yang tersebar di beberapa kawasan.
Berdasarkan data wilayah terdampak, sedikitnya terdapat 15 titik atau kawasan yang mengalami gangguan pasokan air bersih.
Wilayah pertama yang terdampak yakni kawasan Bhayangkara Blok C dan Blok D.
Gangguan juga terjadi di Kompleks Puncak Indah serta Kompleks Eks Puskesmas Paceda.
Selain itu, sejumlah kawasan di Paceda turut terdampak, antara lain Kompleks Kubur Paceda, Kompleks Lorong Tower Paceda dan Kompleks Metal Paceda.
Kondisi serupa juga terjadi di kawasan Kompleks Kubur Wangurer Utara.
Gangguan distribusi air bersih kemudian meluas ke sejumlah kawasan Kolombo.
Wilayah tersebut meliputi Kolombo Kampis, Kolombo Aspal, Kolombo Vietnam, Kolombo Perjuangan dan Kolombo Kamiri.
Dua kawasan lainnya yang masuk dalam daftar terdampak yakni Perum San Paolo dan Kompleks Bak Kakenturan.
Sementara itu, sebagian wilayah di belakang Kodim juga mengalami gangguan pasokan air bersih.
Peristiwa ini menjadi perhatian Perumda Air Minum Duasudara karena jaringan pipa merupakan bagian penting dari sistem distribusi air kepada pelanggan.
Kerusakan pada jalur pipa dapat berpengaruh terhadap kelancaran suplai air, terutama bagi pelanggan yang berada di jaringan pelayanan yang terhubung dengan pipa tersebut.
Pihak Perumda Air Minum selanjutnya melakukan penanganan terhadap jaringan yang mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.
Sementara penyebab pasti dan pihak yang bertanggung jawab atas dugaan pembakaran tersebut masih perlu ditelusuri lebih lanjut.
Perumda Air Minum Duasudara juga menghadapi tantangan untuk memulihkan distribusi air bersih kepada pelanggan di kawasan terdampak.
Masyarakat yang berada di 15 wilayah tersebut diharapkan memahami adanya gangguan pelayanan selama proses penanganan jaringan berlangsung.
Adapun wilayah yang tercatat mengalami gangguan pasokan air bersih yakni Bhayangkara Blok C/D, Kompleks Puncak Indah, Kompleks Eks Puskesmas Paceda, Kompleks Kubur Paceda, Kompleks Lorong Tower Paceda, Kompleks Kubur Wangurer Utara, Kolombo Kampis, Kolombo Aspal, Kolombo Vietnam, Kolombo Perjuangan, Kolombo Kamiri, Perum San Paolo, Kompleks Bak Kakenturan, Kompleks Metal Paceda dan sebagian wilayah belakang Kodim.