Santuni Korban Tragedi Drag Race Upai, Anggota DPRD Kotamobagu Panji Merdeka Putra Kunjungi 8 Rumah Duka

0 7

KOTAMOBAGU – Anggota DPRD Kota Kotamobagu dari Partai Hanura, Panji Merdeka Putra, memberikan santunan kepada para korban kecelakaan maut drag race di Kelurahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, pada Rabu (12/8/2026).

Tragedi balapan tersebut diketahui telah mengakibatkan 8 orang meninggal dunia dan 8 lainnya mengalami luka berat hingga harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Berdasarkan pantauan di lapangan, Panji Merdeka Putra bersama rombongan bertolak dari kediamannya di Desa Poyowa Besar Satu, Kecamatan Kotamobagu Selatan, sekitar pukul 11.00 WITA. Mereka bergerak langsung menuju rumah duka para korban yang tersebar di delapan lokasi berbeda.

Kedatangan legislator muda yang juga putra dari politisi nasional Benny Rhamdani dan Sri Tanti Angkara ini disambut hangat oleh keluarga korban di Kelurahan Upai.

“Terima kasih, Ananda Panji, sudah menyempatkan hadir di rumah kami,” tutur Rusdiyanto Mokoginta, suami dari almarhumah Hardianti Mokoginta, salah satu korban meninggal dalam insiden tersebut.

Ungkapan senada juga disampaikan oleh Nolanda Putong, menantu dari almarhum Ali Ponamon yang turut menjadi korban dalam tragedi di Kelurahan Upai.

“Kami sekeluarga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Pak Benny Rhamdani yang telah hadir dan peduli di tengah kedukaan kami,” kata Nolanda.

Sementara itu, Panji Merdeka Putra yang hadir mewakili keluarga besar Benny Rhamdani dan Sri Tanti Angkara menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas musibah yang menimpa masyarakat Upai.

“Ayah (Benny Rhamdani) dan Bunda (Sri Tanti Angkara) menitipkan permohonan maaf karena belum bisa hadir langsung di tengah-tengah keluarga yang berduka. Saya mewakili keluarga besar menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, dan korban yang masih dirawat segera diberikan kesembuhan,” ujar Panji.

Politisi muda Partai Hanura ini berharap bantuan santunan yang disalurkan dapat sedikit meringankan beban kebutuhan mendesak yang dihadapi keluarga korban.

“Semoga santunan ini bisa sedikit menghibur dan membantu kebutuhan mendesak keluarga. Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar ke depannya faktor keselamatan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan,” pungkasnya.(Dp)