Puboksa Hutahaean Dukung Richard Mamuntu Perkuat KEK dan Jaga Lingkungan
BITUNG, Indo-news.id—Ketua Umum Persatuan Organisasi Lintas Agama (POLA), Puboksa Hutahaean, menyampaikan ucapan selamat kepada Richard Mamuntu, yang akrab disapa Ical, atas terpilihnya sebagai Ketua Kerukunan Esa Keter (KEK) yang baru.
Puboksa berharap kepemimpinan Richard Mamuntu mampu membawa organisasi tersebut semakin aktif, solid dan bergairah dalam menjalankan peran di tengah masyarakat.
Menurutnya, kepemimpinan baru KEK memiliki tanggung jawab yang cukup besar, terutama dalam menjaga nilai-nilai adat dan budaya Minahasa.
“Atas nama Ketua Persatuan Organisasi Lintas Agama (POLA), saya mengucapkan selamat atas terpilihnya pengurus dan Ketua Kerukunan Esa Keter yang baru, Bapak Richard Mamuntu atau yang biasa disebut Ical,” ujar Puboksa Hutahaean, Senin (10/8/2026)
Ia menilai terpilihnya Richard Mamuntu menjadi momentum penting bagi KEK untuk memperkuat kembali peran organisasi.
Puboksa meyakini Richard mampu menjalankan amanah tersebut dengan baik serta membawa KEK berkembang dan semakin dekat dengan kepentingan masyarakat.
“Harapan saya sangat besar, semoga dengan terpilihnya pengurus yang baru bisa membuat Kerukunan Esa Keter semakin bergairah. Tugasnya memang sangat berat, tetapi saya yakin pasti bisa dibawa di bawah kepemimpinan Bapak Ical,” katanya.
Selain persoalan organisasi, Puboksa juga menitipkan perhatian terhadap keberadaan adat dan budaya Minahasa.
Menurutnya, nilai-nilai budaya lokal perlu tetap diperhatikan dan menjadi bagian penting dalam berbagai aktivitas organisasi kemasyarakatan.
Bagi Puboksa, pelestarian adat dan budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab kelompok tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
Karena itu, ia berharap KEK di bawah kepemimpinan Richard Mamuntu dapat terus mengambil bagian dalam menjaga nilai-nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.
Di sisi lain, Puboksa juga menyampaikan harapan agar kepengurusan baru KEK turut memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan hidup di wilayah Sulawesi Utara, termasuk Kota Bitung dan sekitarnya.
Ia menilai isu lingkungan perlu mendapatkan perhatian serius, khususnya berkaitan dengan pengelolaan limbah dari aktivitas perusahaan.
Puboksa menyebut keberadaan perusahaan, termasuk PT MSM, perlu mendapat perhatian dari berbagai pihak agar aktivitas industri tetap memperhatikan aspek lingkungan.
Menurutnya, keterlibatan akademisi juga diperlukan dalam melihat persoalan lingkungan secara objektif dan berdasarkan kajian.
Ia berharap para akademisi dapat ikut memberikan masukan maupun kajian terkait dampak aktivitas industri terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Harapan kita besar agar lingkungan dan secara keseluruhan wilayah kita bisa diperhatikan oleh teman-teman, terkait limbah termasuk PT MSM yang memang butuh perhatian. Di sana perlu perhatian akademisi, apalagi untuk memperhatikan jangan sampai lingkungan kita dirusak,” ujar Puboksa Hutahaean.
Ia juga menyoroti persoalan limbah yang menurutnya perlu menjadi perhatian bersama.
Puboksa berharap berbagai aktivitas perusahaan di Kota Bitung dapat berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga kelestarian lingkungan.
“Termasuk juga limbah perusahaan-perusahaan di Kota Bitung yang selama ini menjadi perhatian. Harapan kita persoalan tersebut bisa diselesaikan oleh Bapak Ical,” katanya.
Meski demikian, pernyataan tersebut disampaikan Puboksa sebagai harapan dan perhatian terhadap persoalan lingkungan, bukan sebagai kesimpulan hukum mengenai adanya pelanggaran oleh perusahaan tertentu.
Ia berharap kepengurusan KEK yang baru dapat menjadi bagian dari proses membangun komunikasi dan kepedulian bersama terhadap persoalan yang menyentuh kepentingan masyarakat.
Puboksa menilai organisasi kemasyarakatan memiliki posisi strategis untuk menyuarakan kepentingan masyarakat sekaligus membangun sinergi dengan berbagai pihak.
Karena itu, KEK diharapkan tidak hanya fokus pada penguatan internal organisasi, tetapi juga mampu hadir dalam berbagai persoalan sosial, budaya dan lingkungan.
Ia kembali menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Richard Mamuntu sebagai Ketua KEK.
Puboksa berharap kepemimpinan baru tersebut dapat membawa organisasi semakin berkembang, aktif dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Sekali lagi congratulations, selamat bertugas, selamat mengembangkan organisasinya dan tetap semangat,” tutup Puboksa.
Ucapan tersebut sekaligus menjadi pesan agar kepengurusan baru KEK mampu menjalankan amanah dengan mengedepankan adat, budaya, kerukunan, kepedulian lingkungan dan kepentingan masyarakat.