Dilepas Menuju Satgas Pamtas RI-Malaysia, Tujuh Prajurit Kodim 1303/Bolmong Turut Mengemban Amanah Negara
BOLMONG – Semangat pengabdian kepada bangsa dan negara kembali ditunjukkan prajurit TNI. Sebanyak 350 personel Yon Armed 19/Bogani resmi dilepas untuk melaksanakan tugas sebagai Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Tahun Anggaran 2026 dalam upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Bupati Bolaang Mongondow Kecamatan Lolak, Sabtu (13/06/2026).
Upacara pelepasan dipimpin Wakil Bupati Bolaang Mongondow Donny Lumenta yang mewakili Bupati Bolmong. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, pejabat pemerintah daerah, jajaran TNI-Polri, serta keluarga prajurit yang memberikan doa dan dukungan kepada personel yang akan bertugas.
Prosesi tradisi pelepasan berlangsung khidmat. Penyerahan Bendera Perang Yon Armed 19/Bogani kepada Komandan Satgas serta penciuman tunggul satuan menjadi simbol kehormatan, loyalitas dan kesiapan prajurit dalam mengemban tugas negara menjaga kedaulatan wilayah perbatasan Republik Indonesia.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Bolmong menyampaikan penghargaan dan kebanggaan kepada seluruh personel yang akan bertugas di wilayah perbatasan RI-Malaysia. Menurutnya, perbatasan merupakan beranda terdepan bangsa yang mencerminkan wibawa negara sehingga membutuhkan kehadiran prajurit yang profesional, disiplin dan dekat dengan masyarakat.
Pada penugasan kali ini, tujuh personel terbaik Kodim 1303/Bolaang Mongondow turut bergabung dalam Satgas Pamtas RI-Malaysia bersama Yon Armed 19/Bogani. Kehadiran mereka menjadi bagian dari kontribusi nyata satuan kewilayahan dalam mendukung tugas operasi TNI sekaligus memperkuat pengamanan wilayah perbatasan negara.
Ditempat terpisah, Dandim 1303/Bolmong Letkol Inf Manashe Lomo, S.H., M.I.P., menyampaikan bahwa keterlibatan personel Kodim 1303/Bolmong dalam Satgas Pamtas merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Kami bangga karena tujuh prajurit terbaik Kodim 1303/Bolmong mendapat kepercayaan untuk turut melaksanakan tugas negara di wilayah perbatasan. Jadikan penugasan ini sebagai ladang pengabdian, tunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan teritorial yang selama ini telah dibangun bersama masyarakat. Jaga nama baik satuan, daerah, dan TNI di manapun bertugas,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Dandim berharap seluruh personel Satgas senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, serta kelancaran selama menjalankan tugas hingga kembali ke daerah asal dengan membawa keberhasilan dan kebanggaan bagi bangsa dan negara.(Farisa)