Kebersamaan TNI-Rakyat Warnai Pengecoran Jembatan Garuda Sungai Taengkuku

0

BOLMONG – Deru mesin molen memecah sunyi perkebunan kelapa di Desa Mopusi Kecamatan Lolayan Kabupaten Bolaang Mongondow. Di bawah panas matahari, puluhan warga berdiri di atas rangka besi sambil mengaduk semen dan meratakan cor beton. Di antara mereka, seorang prajurit TNI ikut memegang cangkul dan membantu pekerjaan tanpa menjaga jarak dengan warga, Minggu (10/05/2026).

Ia adalah Serda Apdal Mamonto personel Bintara Pembina Desa atau Babinsa Koramil 1303-04/Lolayan yang turun langsung dalam proses pengecoran lantai plat Jembatan Beton Garuda Sungai Taengkuku.

Pembangunan jembatan tersebut menjadi salah satu proyek infrastruktur yang diharapkan mampu membuka akses masyarakat desa, terutama untuk menunjang aktivitas pertanian dan mobilitas warga antarwilayah.

“Jembatan ini nantinya sangat penting bagi masyarakat. Karena itu kami ikut membantu agar pengerjaan bisa lebih cepat selesai,” ujar Babinsa.

Hingga kini, progres pembangunan jembatan dilaporkan telah mencapai 45 persen. Proyek tersebut merupakan bagian dari program pembangunan pemerintah yang menyasar wilayah pedesaan.

Pemandangan kebersamaan antara aparat TNI dan masyarakat tampak mencolok di lokasi pembangunan. Tidak ada sekat di antara keduanya. Sebagian warga mengangkat ember berisi adukan semen, sementara yang lain merapikan permukaan cor beton secara bergantian.

Bagi warga Desa Mopusi, kehadiran Babinsa bukan hanya membantu tenaga, tetapi juga menambah semangat di tengah pekerjaan berat.

Budaya gotong royong yang masih terjaga di desa itu menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan. Di tengah tantangan pembangunan wilayah pedesaan, kolaborasi antara masyarakat dan aparat menjadi potret bahwa pembangunan tidak selalu lahir dari alat berat dan teknologi, tetapi juga dari kebersamaan dan kepedulian.(Farisa)