Penghuni Perumahan Nusantara Indah Lestari Soroti Janji Palsu Pengembang Soal Air Bersih 

0 12

BITUNG, Indo-news.id—Keluhan penghuni Perumahan Nusantara Indah Lestari, Kelurahan Danowudu, Kota Bitung, terhadap PT Makmur Indoraya selaku pengembang semakin mengemuka. 

Penghuni menyoroti persoalan ketersediaan air bersih yang disebut belum terealisasi sebagaimana informasi yang mereka terima ketika membeli rumah di kawasan tersebut.

Persoalan itu diklaim telah berlangsung sejak warga melakukan akad pembelian rumah sekitar dua tahun lalu. 

Meski jaringan pipa disebut telah tersedia hingga ke sejumlah rumah, fasilitas air bersih yang menjadi salah satu kebutuhan utama penghuni belum juga dapat dinikmati sebagaimana yang diharapkan.

Salah satu penghuni yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, sejak awal calon pembeli memperoleh informasi bahwa kawasan Perumahan Nusantara Indah Lestari Danowudu akan dilengkapi jaringan air bersih.

“Awalnya kami yakin akan ketersediaan air bersih sesuai yang dijanjikan karena jaringan pipa sudah ada di rumah-rumah. Faktanya, kami termakan janji palsu dari developer yang katanya ada air bersih di seluruh kawasan perumahan,” ungkap warga tersebut, Kamis (13/8/2026).

Menurut salah satu penghuni, pengembang sebelumnya sempat menyampaikan alternatif penyediaan air melalui sumur bor. 

Namun, rencana tersebut hingga kini belum terealisasi. Demikian pula rencana kerja sama antara pengembang dengan PDAM yang disebut belum terwujud.

“Mengandalkan sumur bor tapi tidak terlaksana, begitu juga dengan kerja sama pengembang dengan PDAM hingga kini belum terwujud,” katanya.

Kondisi tersebut membuat penghuni mempertanyakan keseriusan dan komitmen PT Makmur Indoraya dalam memenuhi kebutuhan dasar warga yang telah membeli dan menempati rumah di kawasan tersebut.

Bagi warga, persoalan ini bukan sekadar fasilitas tambahan, melainkan menyangkut kebutuhan primer. 

Mereka berharap pengembang segera memberikan solusi konkret serta kepastian waktu penyediaan air bersih, bukan kembali sebatas menyampaikan rencana.

“Developer jangan tipu kami yang sudah terlanjur akad dan tinggal di perumahan,” tegas para penghuni.

Keluhan juga tidak berhenti pada persoalan air bersih. Mereka juga menyoroti kondisi jalan perumahan yang disebut telah mengalami kerusakan cukup parah. 

Selain itu, penerangan jalan di kawasan tersebut turut menjadi perhatian karena berkaitan dengan kenyamanan dan keamanan penghuni.

Warga menilai berbagai fasilitas lingkungan tersebut semestinya menjadi bagian yang mendapat perhatian serius dari pengembang. 

Terlebih, fasilitas dasar kawasan perumahan memiliki hubungan langsung dengan kenyamanan, keamanan, serta kualitas hidup masyarakat yang telah membeli rumah.

Persoalan lain yang turut dipertanyakan adalah promosi door prize yang disebut pernah disampaikan kepada calon pembeli. 

Menurut mereka, terdapat promosi bagi 10 pembeli pertama yang lolos akad dengan hadiah utama berupa sepeda motor.

Namun, warga mengaku hingga kini belum melihat realisasi hadiah tersebut.

“Jangankan hadiah, air bersih saja tidak terpenuhi,” tegas penghuni perumahan.

Rangkaian keluhan itu kemudian memunculkan kekecewaan para penghuni terhadap sejumlah hal yang mereka nilai belum sesuai dengan harapan ketika memutuskan membeli rumah di kawasan tersebut. 

Penghuni meminta PT Makmur Indoraya memberikan penjelasan terbuka sekaligus menyelesaikan persoalan yang mereka keluhkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bitung, Mex Iver Mapahena SIP MSi, menegaskan bahwa kebutuhan primer dalam kawasan perumahan merupakan hal yang harus diperhatikan oleh pengembang.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar. Pengembang wajib menyediakannya untuk memenuhi kebutuhan primer dalam sebuah kawasan perumahan,” jelas Mex Mapahena.

Ia juga menyatakan akan menyeriusi aduan masyarakat tersebut. 

Dinas Perkimtan, kata dia, akan segera menghubungi bahkan memanggil pihak pengembang untuk membahas persoalan tersebut sehingga dapat ditemukan solusi dan memberikan kenyamanan bagi penghuni perumahan.

Hingga berita ini dirangkum, pihak PT Makmur Indoraya selaku pengembang Perumahan Nusantara Indah Lestari belum memberikan tanggapan mengenai keluhan warga, baik terkait air bersih, kondisi jalan, penerangan kawasan maupun promosi door prize.

Ko Fat selaku pihak pengembang telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp dan sambungan telepon. 

Namun, belum ada tanggapan yang diberikan, sementara nomor telepon yang dihubungi dalam keadaan tidak aktif.