Pasar Cita Bitung Ramai, Omzet UMKM Naik Selama Pelaksanaan Gerak Jalan

0 6

BITUNG, Indo-news.id— Keputusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung melalui panitia Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) yang menjadikan kompleks Pasar Cita sebagai salah satu pusat kegiatan memberikan dampak positif terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Selama tiga hari pelaksanaan kegiatan gerak jalan dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI, aktivitas ekonomi di kawasan Pasar Cita mengalami peningkatan signifikan.

Berdasarkan data yang dirangkum Perumda Pasar Kota Bitung, omzet yang diperoleh para pelaku UMKM selama kegiatan tersebut mencapai sekitar Rp400 juta.

Direktur Operasional Perumda Pasar Kota Bitung, Vanny Kaunang SIP, membenarkan adanya peningkatan omzet tersebut. 

Menurutnya, tingginya jumlah masyarakat yang datang dan mengikuti rangkaian kegiatan gerak jalan memberikan peluang bagi para pedagang untuk meningkatkan penjualan.

“Data yang kami rangkum, selama tiga hari pelaksanaan gerak jalan, omzet pelaku UMKM mencapai sekitar Rp400 jutaan,” kata Vanny Kaunang, Kamis (13/8/2026) malam.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan cukup banyak pelaku usaha yang berjualan di kawasan Pasar Cita. 

Sedikitnya terdapat 21 tenda UMKM dari 42 pelaku usaha, ditambah dengan 25 UMKM yang berada di zona Baku Bae.

Selain itu, aktivitas ekonomi juga melibatkan sekitar 15 pedagang asongan es krim, 11 pedagang roda, dan 16 pedagang asongan penjual dada. 

Jika seluruhnya dihitung, terdapat sekitar 80 pelaku usaha kuliner yang ikut mendapatkan manfaat ekonomi dari ramainya kegiatan HUT ke-81 RI tersebut.

Menurut Vanny Kaunang, dampak kegiatan tidak hanya dirasakan oleh pedagang yang berjualan di area kegiatan. 

Aktivitas perdagangan di Pasar Cita Bitung secara keseluruhan juga mengalami peningkatan.

“Omzet pasar juga mengalami peningkatan sekitar 40 persen,” ujarnya.

Lanjut Kaunang, peningkatan aktivitas ekonomi juga terjadi di Bitung Creative Center (BCC) yang berada di kawasan tersebut. 

Vanny Kaunang menyebutkan, BCC yang di dalamnya terdapat sekitar 40 kios dan 20 pedagang fashion turut mengalami pertumbuhan transaksi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

“Untuk pelaku usaha di BCC, peningkatannya sekitar 25 persen,” jelasnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pemerintah yang melibatkan ruang publik dan pusat perdagangan dapat memberikan efek berantai terhadap perekonomian masyarakat. 

Kehadiran peserta gerak jalan dan masyarakat yang menyaksikan kegiatan menciptakan peningkatan mobilitas di kawasan Pasar Cita sekaligus membuka peluang transaksi bagi pelaku UMKM.

Bagi pelaku usaha kecil, momentum keramaian seperti kegiatan HUT RI menjadi kesempatan penting untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan. 

Tidak hanya pedagang makanan dan minuman, tetapi juga pedagang fashion serta pelaku usaha lainnya yang berada di sekitar lokasi kegiatan ikut merasakan dampaknya.

Vanny Kaunang menilai sinergi antara pemerintah daerah, panitia kegiatan, Perumda Pasar dan pelaku usaha menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih hidup. 

Menurutnya, keberadaan kegiatan masyarakat di kawasan pasar dapat menjadi salah satu cara untuk mendorong perputaran ekonomi lokal.

Atas dampak positif tersebut, Vanny Kaunang menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemkot Bitung, khususnya Wali Kota Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, yang dinilainya terus memberikan dukungan terhadap keberlangsungan dunia usaha dan perekonomian masyarakat.

“Terima kasih kepada Wali Kota Hengky Honandar dan Wakil Wali Kota Randito Maringka yang telah mendukung keberlangsungan dunia usaha dan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Menurutnya, dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM perlu terus diperkuat melalui kegiatan yang mampu mendatangkan masyarakat sekaligus membuka ruang promosi dan transaksi bagi pelaku usaha lokal.

Dengan capaian omzet sekitar Rp400 juta dalam tiga hari, peningkatan omzet pasar sekitar 40 persen, serta kenaikan transaksi pelaku usaha di BCC sekitar 25 persen, rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI di kawasan Pasar Cita menjadi momentum yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi perekonomian masyarakat Kota Bitung.