Karate Open Tournament Kajati Sulut Ke V Siap Guncang Bitung

0 32

BITUNG, Indo-news.id — Kota Bitung mulai mematangkan persiapan untuk menggelar salah satu kejuaraan karate terbesar di Sulawesi Utara melalui Karate Open Tournament Kajati Sulut Ke V. 

Ajang olahraga bela diri tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 13 September 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Duasudara Bitung, Kelurahan Manembo-nembo Atas, Kecamatan Matuari.

Persiapan pelaksanaan turnamen mulai dilakukan panitia dengan menggelar rapat perdana Open Tournament Karate-Do Gojuka, Kamis (13/8/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang rapat lantai 4 Pemerintah Kota Bitung tersebut dipimpin langsung Ketua Panitia, IGN Rudy Theno.

Turnamen ini nantinya memperebutkan piala bergilir Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara serta Piala Tetap Wali Kota Bitung Hengky Honandar. 

Dalam rapat perdana tersebut, panitia memaparkan berbagai persiapan teknis dan target penyelenggaraan. 

Salah satu perhatian utama adalah jumlah peserta yang diperkirakan kembali membeludak, mengingat pada pelaksanaan Karate Open Tournament Kajati Sulut ke IV, jumlah peserta mencapai sekitar 1.300 karateka.

Wakil Sekretaris II Panitia, Gogen Ngantung, mengatakan capaian tersebut menunjukkan tingginya animo karateka untuk mengikuti turnamen yang digelar di Sulawesi Utara. 

Karena itu, menurutnya, persiapan untuk penyelenggaraan tahun ini harus dilakukan secara matang.

“Pelaksanaan yang lalu mampu menghadirkan 1.300 peserta lomba sehingga perlu persiapan matang untuk pelaksanaannya,” kata Gogen saat mempresentasikan rencana kesiapan panitia.

Besarnya jumlah peserta pada penyelenggaraan sebelumnya membuat panitia harus menyiapkan berbagai kebutuhan pertandingan secara lebih terukur. 

Mulai dari perangkat pertandingan, venue, akomodasi kegiatan, hingga kebutuhan medali bagi para peserta yang akan berlaga dalam kategori yang dipertandingkan.

Untuk penyelenggaraan Karate Open Tournament Kajati Sulut Ke V, panitia telah menyiapkan sebanyak 352 keping medali untuk kategori open dan 300 keping medali untuk kategori festival. 

Jumlah tersebut disiapkan untuk mengakomodasi berbagai kelas pertandingan yang akan dipertandingkan selama turnamen berlangsung.

Selain medali, panitia juga menyediakan hadiah uang tunai bagi para juara umum. 

Juara umum pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp15 juta, sementara juara umum kedua memperoleh Rp10 juta dan juara umum ketiga mendapatkan Rp5 juta.

Ketua Panitia Ir. IGN Rudy Theno ST MT MAP menegaskan pihaknya akan berupaya maksimal agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik. 

Menurutnya, penyelenggaraan tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena merupakan edisi kelima sekaligus memiliki rekam jejak mampu menarik peserta dalam jumlah besar.

“Ini sudah pelaksanaan ke 5 dan tentu sudah banyak sponsor yang melirik kegiatan ini apalagi mampu menghadirkan peserta yang sangat banyak. Namun, mematangkan persiapan demi persiapan harus dilakukan agar kita tidak kecolongan saat pelaksanaanya nanti,” kata Rudy Theno.

Menurutnya, pengalaman dari empat kali penyelenggaraan sebelumnya menjadi modal penting bagi panitia. 

Namun, pengalaman tersebut tidak boleh membuat persiapan dilakukan secara seadanya. 

Sebaliknya, seluruh kebutuhan pelaksanaan harus dipastikan sejak awal agar turnamen dapat berlangsung aman, tertib dan profesional.

Selain persiapan teknis, panitia juga harus memastikan keberadaan piala bergilir Kajati Sulut yang akan diperebutkan dalam turnamen tersebut. 

Rudy Theno mengatakan, piala bergilir tersebut saat ini masih berada di Sulawesi Selatan setelah pada penyelenggaraan sebelumnya diraih oleh juara umum dari daerah tersebut.

“Kita tinggal menyurati pihak pengurus di Sulsel yang pelaksanaan ke 4 lalu menjadi juara umum,” ujar Rudy Theno.

Dengan persiapan yang mulai digenjot sejak rapat perdana, Karate Open Tournament Kajati Sulut Ke V diharapkan mampu kembali menjadi magnet bagi karateka dari berbagai daerah. 

Jika jumlah peserta kembali mencapai atau melampaui capaian sebelumnya, turnamen ini berpotensi memperkuat posisi Kota Bitung sebagai salah satu daerah penyelenggara event olahraga berskala besar di Sulawesi Utara.

Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan tersebut juga diharapkan memberikan ruang bagi para atlet karate untuk mengasah kemampuan, menambah pengalaman bertanding, sekaligus mempererat hubungan antarklub dan karateka dari berbagai daerah.

Kota Bitung kini memiliki waktu sekitar satu bulan untuk mematangkan seluruh persiapan sebelum pertandingan resmi dimulai pada September mendatang. 

Panitia memastikan koordinasi dan persiapan akan terus dilakukan agar pelaksanaan turnamen kelima tersebut dapat berlangsung sukses dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta.