Dandim 0819/Pasuruan Turun Langsung Tinjau Karhutla di Kawasan TNBTS, Keselamatan Personel Jadi Prioritas
Pasuruan, indo-news.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), tepatnya di Blok Argowulan, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Minggu (9/8/2026).
Menyikapi kejadian tersebut, Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han bersama anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Agus Setya Wardana turun langsung meninjau lokasi kebakaran. Keduanya melihat kondisi terkini di lapangan sekaligus memastikan penanganan oleh tim gabungan berjalan secara optimal.
Dalam peninjauan tersebut, ditemukan titik api baru dengan kobaran yang cukup besar. Petugas sempat melakukan upaya pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya serta alat gebyok milik TNBTS.
Namun, kondisi medan yang terjal dan berbatu, ditambah kobaran api yang semakin membesar, membuat pemadaman manual dihentikan sementara untuk menghindari risiko terhadap keselamatan petugas.
Dandim 0819/Pasuruan Letkol Inf Boga Bramiko, M.Han menegaskan bahwa keselamatan personel menjadi perhatian utama dalam setiap proses penanganan karhutla.
“Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan bersama seluruh unsur terkait. Karena kobaran api cukup besar dan medan sangat terjal, kami mengutamakan keselamatan personel. Penanganan juga diperkuat dengan water bombing menggunakan tiga unit helikopter BNPB,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mempercepat penanganan kebakaran di kawasan konservasi yang memiliki medan cukup berat tersebut. Tim gabungan terus melakukan pemadaman secara bertahap sembari memantau perkembangan titik-titik api untuk mencegah meluasnya kebakaran.
Sebagai langkah antisipasi demi keselamatan masyarakat dan wisatawan, akses wisata menuju kawasan Penanjakan dan Gunung Bromo untuk sementara ditutup hingga situasi dinyatakan aman.
Petugas juga mengimbau masyarakat maupun wisatawan agar mematuhi ketentuan penutupan kawasan dan tidak mendekati titik kebakaran. Langkah tersebut penting untuk menjaga keselamatan sekaligus memberikan ruang bagi petugas agar dapat fokus melakukan upaya pemadaman.
Dengan sinergi TNI, BNPB, TNBTS, dan seluruh unsur terkait, penanganan karhutla di kawasan TNBTS terus dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan personel dan masyarakat.(Koko)