Cahaya Harapan Sampai Pelosok Negeri, PLN Beri Bantuan Listrik Gratis Bagi Rumah Ibadah di Kalemago dan Maholo Sulawesi Tengah
INDO-NEWS.ID,Poso_PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) kembali mempertegas komitmennya dalam mewujudkan keadilan energi hingga ke wilayah pelosok. Melalui program Light Up The Dream, PLN sukses melaksanakan penyambungan listrik gratis bagi dua rumah ibadah di Desa Kalemago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.
Langkah ini merupakan bagian dari inisiatif mulia para pegawai PLN yang secara sukarela menyisihkan penghasilan mereka untuk membantu masyarakat dan fasilitas umum yang selama ini belum memiliki akses listrik mandiri.
Bantuan penyambungan listrik gratis berdaya 900 VA ini diberikan kepada dua institusi keagamaan penting di wilayah tersebut, yaitu: Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Kalemago dan Gereja Toraja Mamasa Jemaat Sion Maholo.
Kehadiran listrik di kedua rumah ibadah ini diharapkan menjadi katalisator bagi peningkatan kualitas ibadah serta mendukung berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan yang berpusat di gereja.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, turun langsung memimpin proses penyalaan secara simbolis. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa program ini bukan sekadar bantuan teknis, melainkan perwujudan dari nilai kemanusiaan.
“Penyambungan listrik gratis di dua rumah ibadah di Desa Kalemago merupakan wujud nyata kehadiran PLN bagi masyarakat. Tidak hanya membangun dan menyediakan infrastruktur kelistrikan, PLN melalui aksi sosial pegawai turut menghadirkan terang yang memberi manfaat langsung. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kenyamanan jemaat dalam beribadah,” ujar Usman.
Lebih lanjut, Usman menjelaskan bahwa PLN memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap sudut negeri tersentuh oleh kemajuan teknologi kelistrikan.
“Program Light Up The Dream lahir dari ketulusan hati para insan PLN. Kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat listrik. Kehadiran listrik di GKST Kalemago dan Jemaat SION Maholo adalah investasi spiritual bagi kami, agar aktivitas ibadah dan kegiatan sosial masyarakat dapat berjalan lebih optimal, terutama saat malam hari,” tambahnya.
Manager PLN UP3 Palu, Ansar, yang turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pemilihan lokasi di Desa Kalemago didasarkan pada kebutuhan mendesak akan akses energi di wilayah pelosok.
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya memberikan penerangan secara fisik, tetapi juga membawa semangat dan harapan baru bagi jemaat. Ini adalah bentuk dukungan nyata PLN terhadap kehidupan sosial dan keagamaan di Sulawesi Tengah,” ungkap Ansar.
Acara ini juga dihadiri oleh jajaran manajemen PLN ULP Donggala, perangkat Desa Kalemago, serta para pengurus gereja yang menyambut kehadiran tim PLN dengan antusiasme tinggi.
Rasa syukur mendalam disampaikan oleh Otniel Tatumpe, Kepala Desa Kalemago sekaligus perwakilan jemaat kedua rumah ibadah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa selama ini aktivitas di gereja sering terkendala akibat keterbatasan akses listrik.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN UID Suluttenggo. Bantuan listrik gratis ini adalah jawaban atas doa-doa kami. Kehadiran listrik tentu sangat membantu kelancaran ibadah, sekolah minggu, dan kegiatan kemasyarakatan lainnya. Ini bukti nyata bahwa PLN peduli pada kami yang berada di pelosok,” tutur Otniel. (**)