Silaturahmi Pemkot Bitung dan Wartawan Perkuat Peran Media sebagai Mitra Strategis Pembangunan Daerah
BITUNG, Indo-news.id—Wali Kota Bitung Hengky Honandar SE bersama Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka S.Sos menggelar pertemuan bersama wartawan Biro Bitung di Ruang Merdeka Lounge, Kantor Wali Kota Bitung, Jumat (9/1/2026).
Pertemuan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Bitung, Ir IGN Rudy Theno ST MT MAP.
Pertemuan menjadi ajang silaturahmi antara Pemerintah Kota Bitung dan insan pers, namun juga dimanfaatkan sebagai ruang tukar pikiran, penyampaian masukan, serta diskusi terkait arah pembangunan Kota Bitung ke depan.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Hengky Honandar secara terbuka meminta kritik dan saran dari wartawan terhadap jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.
Menurut Hengky, peran pers sangat strategis sebagai penyampai informasi kepada masyarakat sekaligus mitra pemerintah dalam mengawal pembangunan.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Bitung tidak anti kritik dan justru membutuhkan masukan yang konstruktif agar kebijakan dan program yang dijalankan dapat semakin tepat sasaran.
“Kami membuka ruang selebar-lebarnya bagi insan pers untuk memberikan masukan dan kritik. Jika ada kekurangan dalam pelayanan atau kebijakan, silakan disampaikan. Kritik yang membangun akan menjadi bahan evaluasi bagi kami,” ujar Hengky Honandar di hadapan wartawan.
Lebih lanjut, Wali Kota mengajak insan pers untuk bersama-sama pemerintah membangun Kota Bitung melalui pemberitaan yang objektif dan berimbang.
Menurutnya, selain mengkritisi, media juga diharapkan dapat menyampaikan capaian-capaian pemerintah agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh dan proporsional.
Selain membahas peran media dan pemerintahan, Wali Kota Hengky Honandar juga menyampaikan doa dan dukungan kepada masyarakat di daerah yang terdampak bencana alam, khususnya di wilayah Sumatera dan Kepulauan Siau.
Ia berharap masyarakat yang terdampak diberi kekuatan dan pemerintah daerah setempat dapat segera melakukan pemulihan.
Dalam forum dialog tersebut, Hengky juga mengungkapkan kondisi keuangan daerah tahun 2026.
Ia menjelaskan bahwa anggaran Pemerintah Kota Bitung mengalami pengurangan hampir Rp 200 miliar.
Pengurangan tersebut, menurutnya, bukan merupakan kebijakan efisiensi daerah, melainkan akibat pengurangan alokasi dari pemerintah pusat.
“Ini bukan efisiensi. Kalau efisiensi, anggaran masih bisa direalisasikan dengan pengaturan tertentu. Namun ini murni pengurangan dari pusat yang tentu berdampak pada perencanaan program,” jelasnya.
Sejumlah masukan dan pertanyaan dari wartawan pun dijawab langsung oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota secara terbuka.
Pemerintah Kota Bitung menegaskan komitmennya untuk tetap menjalankan pemerintahan secara transparan, responsif, dan terbuka terhadap kritik demi peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pertemuan tersebut.
Randito menilai komunikasi yang baik antara pemerintah dan media merupakan kunci terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Sebagai Wakil Kepala Daerah, Randito menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Wali Kota dalam menjalankan roda pemerintahan serta memastikan sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk insan pers, tetap terjaga dengan baik.
