Boltim Usulkan 709 THL Jadi P3K

0

BOLTIM  –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) telah mengusulkan sebanyak 709 Tenaga Harian Lepas (THL) untuk persiapan seleksi Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2022.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Boltim Moh. Rezha Mamonto S.Kom, mengatakan, untuk memenuhi kekurangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun 2022, pihaknya telah mengusulkan kuota pengangkatan P3K ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Republik Indonesia (RI).

“Sebagaimana pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di Kabupaten Boltim, jika dipotong jumlah ASN maka didapatkan angka 709 orang yang dibutuhkan untuk penambahan. Maka dari itu, di tahun ini Pemkab Boltim menyampaikan usulan sebanyak 709 THL untuk diangkat sebagai P3K oleh ke KemenPAN-RB,” ujar Rezha, pada Rabu (21/09/2022).

Sebelumnya, Rezha pernah menjelaskan, bahwa sebagaimana surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) No B/1263M.SM.01.00/2022 menyampaikan bahwa data kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) di tahun anggaran 2022 merujuk pada data Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud ristek) untuk kebutuhan guru dan data Kementrian Kesehatan (Kemenkes) untuk kebutuhan tenaga kesehatan.

“Disamping surat edaran dari Menpan-RB tadi, terdapat juga undangan workshop daerah tentang finalisasi data usulan tenaga kesehatan untuk usulan pengadaan P3K tahun 2022 dari Kementrian Kesehatan melalui Direktorat Jendral Tenaga Kesehatan. Selain itu, ada juga surat undangan peserta rapat koordinasi dalam rangka seleksi P3K untuk jabatan fungsional guru tahun 2022 dari Kemendikbud Ristek melalui Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan,” terang Rezha.

Sehingga itu, Rezha mengatakan, atas dasar ketiga surat kementrian tersebut sehingga untuk perekrutan P3K di tahun 2022 ini, Pemkab Boltim memprioritaskan penerimaan P3K formasi tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.“Usulan penerimaan sudah kita kirim berdasarkan kebutuhan ASN Kabupaten Boltim, yakni 287 tenaga pendidik dan 356 tenaga kesehatan, untuk sisanya merupakan tenaga teknis. Insya Allah jumlah usulan kebutuhan P3K senanyak 709 ini akan disetujui oleh Menpan RB,” pungkas Rezha. (bm)