Desa Malasan Wetan Meriahkan HUT RI ke-81 dengan Lomba Tarik Tambang Antar-RT, Puluhan Juta Rupiah Diperebutkan
Probolinggo, indo-news.id – Semarak memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 terasa meriah di Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Pemerintah Desa bersama masyarakat menggelar lomba tarik tambang antar-RT yang berlangsung penuh semangat, kekompakan dan kebersamaan warga. Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Voli Desa Malasan Wetan tersebut diikuti berbagai tim perwakilan RT. Antusiasme warga terlihat sejak perlombaan dimulai pada 14 Agustus 2026 hingga babak grand final yang digelar pada 29 Agustus 2026.
Tidak sekadar adu kekuatan, lomba tarik tambang ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun semangat gotong royong antarwarga. Setiap tim menunjukkan kekompakan dan strategi untuk menarik tambang hingga melewati batas yang telah ditentukan.
Menariknya, panitia juga menyediakan hadiah dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah yang diperebutkan oleh para peserta terbaik. Besarnya hadiah semakin menambah semangat warga untuk mengikuti perlombaan sekaligus memeriahkan suasana peringatan HUT RI ke-81.
Kepala Desa Malasan Wetan, M. Sali, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana hiburan sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat.
“Dengan adanya lomba tarik tambang ini, kami berharap masyarakat Desa Malasan Wetan dapat memperingati hari kemerdekaan dengan penuh semangat, keseruan dan kebersamaan. Yang paling penting adalah silaturahmi dan kekompakan warga tetap terjaga,” ujar M. Sali.
Grand final yang berlangsung pada 29 Agustus 2026 turut dihadiri Camat Tegalsiwalan Haryanto. Kepala Desa Malasan Wetan bersama jajaran staf desa juga hadir langsung memberikan dukungan dan menyemarakkan jalannya pertandingan.
Kehadiran unsur pemerintah kecamatan dan pemerintah desa tersebut semakin menambah semarak kegiatan yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.
Salah satu Ketua Tim sekaligus pemenang juara pertama, Hapit, dari RT 7 Dusun Krajan dengan nama tim “Kelap Nimor”, mengapresiasi pelaksanaan lomba yang dinilai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan dan olahraga, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
“Lomba tarik tambang ini bukan hanya tentang berlomba dan mencari juara. Kegiatan seperti ini juga membawa dampak ekonomi. Sejumlah pedagang makanan dan minuman ringan dari kalangan warga sekitar ikut meramaikan arena pertandingan,” kata Hapit.
Ia menambahkan, keramaian yang tercipta selama perlombaan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan.
“Event ini selain untuk hiburan dan olahraga, juga bisa menggerakkan ekonomi warga sekitar,” imbuhnya.
Semarak lomba tarik tambang antar-RT tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat kebersamaan masyarakat Desa Malasan Wetan dalam mengisi momentum kemerdekaan. Selain menjaga tradisi perayaan HUT RI, kegiatan ini juga menjadi ruang bagi warga untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas serta menghidupkan perekonomian masyarakat.(Koko)