Ellen Honandar Sondakh Gerakkan Warga Madidir Ubah Sampah Jadi Manfaat

0

BITUNG, Indo-news.id—Komitmen Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bitung, Ny. Ellen Honandar Sondakh, S.E., dalam mendorong pemberdayaan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata di Kecamatan Madidir, Senin (13/7/2026). 

Tidak lama setelah menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 di Makassar, Ellen langsung turun ke tengah masyarakat memimpin sosialisasi pengelolaan sampah organik, pelatihan pembuatan kompos, serta penyerahan bibit tanaman kepada warga di lima kelurahan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya TP PKK Kota Bitung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. 

Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, masyarakat diajak memanfaatkan sampah organik menjadi kompos yang bernilai guna bagi tanaman maupun lingkungan.

Dalam sambutannya, Ellen Honandar Sondakh menegaskan bahwa membangun keluarga yang sejahtera tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga dimulai dari lingkungan rumah yang bersih, sehat, dan produktif. 

Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat terhadap sampah organik menjadi langkah penting dalam mengatasi persoalan lingkungan yang dihadapi Kota Bitung.

“Sampah organik jangan lagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang. Jika dikelola dengan baik, sampah bisa menjadi kompos yang bermanfaat untuk tanaman, mengurangi beban sampah kota, bahkan memberikan nilai ekonomi bagi keluarga. Semua itu bisa dimulai dari rumah masing-masing,” ujar Ellen Sondakh.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Bitung menjadi tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. 

Karena itu, perubahan perilaku dalam mengelola sampah sejak dari rumah dinilai menjadi solusi yang efektif dan berkelanjutan.

Menurut Ellen, keluarga memiliki peran strategis dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih. 

Melalui gerakan PKK, para ibu rumah tangga diharapkan menjadi motor penggerak perubahan dengan menerapkan kebiasaan memilah sampah, mengolah sampah organik menjadi kompos, serta memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis tanaman pangan.

Tidak hanya memberikan arahan, Ellen juga terlibat langsung mempraktikkan proses pembuatan kompos bersama para peserta. 

Pendekatan tersebut mendapat sambutan positif karena materi yang diberikan mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Gerakan ini bukan hanya tentang kebersihan lingkungan. Saya ingin setiap keluarga melihat bahwa dari halaman rumah sendiri bisa lahir sumber pangan, bahkan peluang tambahan penghasilan. Inilah semangat pemberdayaan yang terus kami dorong melalui TP PKK Kota Bitung,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, TP PKK Kota Bitung membagikan bibit tomat, bayam, dan terong kepada masyarakat di lima kelurahan di Kecamatan Madidir. 

Bibit-bibit tersebut diharapkan ditanam menggunakan kompos hasil olahan sampah organik rumah tangga sehingga mampu mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus memperindah lingkungan sekitar.

Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bitung. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Merianty Dumbela, memberikan pelatihan teknis mengenai pemilahan sampah, pengelolaan bank sampah, hingga teknik menghasilkan kompos berkualitas yang memiliki nilai jual. 

Materi tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi masyarakat untuk mengembangkan pengelolaan sampah yang lebih produktif dan bernilai ekonomi.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Madidir Heymans B. Kansil, S.H., Ketua TP PKK Kecamatan Madidir Ny. Selfy Merlyn Kansil Amana, Ketua Pokja III TP PKK Kota Bitung Ny. Tenti Suak Sakul, Anggota Pokja III Ny. Rine Wongkar Sigarlaki, Staf Ahli TP PKK Kota Bitung Ny. Telly Maringka Lengkong, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Merianty Dumbela, serta Kabid PSLB3 Liberty Rimbing.

Baginya, perubahan besar tidak selalu dimulai dari langkah yang besar, melainkan dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten oleh setiap keluarga.

Dengan semangat kolaborasi antara TP PKK Kota Bitung, pemerintah daerah, Dinas Lingkungan Hidup, dan masyarakat, gerakan pengelolaan sampah organik ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih bersih, meningkatkan ketahanan pangan keluarga, membuka peluang ekonomi rumah tangga, serta mendukung terwujudnya Kota Bitung yang sehat, hijau, dan berkelanjutan.