Kebersamaan Tanpa Sekat, Babinsa dan Warga Bolangitang Nikmati Nobar Piala Dunia 2026

0

BOLMUT – Di sebuah bengkel sederhana yang berada di Desa Bolangitang, Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, semangat persaudaraan tumbuh dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan masyarakat. Senin pagi (29/06/2026), sorak-sorai penonton menyambut setiap momen pertandingan Piala Dunia 2026 bukan sekadar menjadi hiburan, melainkan menjelma sebagai ruang silaturahmi yang mempertemukan warga dengan aparat kewilayahan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Sekitar pukul 10.00 Wita, masyarakat berkumpul di depan bengkel milik keluarga Bapak Asis untuk mengikuti kegiatan nonton bersama (Nobar). Di tengah antusiasme tersebut, hadir Babinsa Koramil 1303-14/Bolangitang Sertu Yasri Samsudin, yang membaur bersama warga tanpa jarak, menciptakan komunikasi yang akrab sekaligus memperkuat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat.

Bagi masyarakat, kehadiran Babinsa bukan hanya sebagai aparat teritorial, tetapi juga sahabat yang selalu hadir dalam berbagai aktivitas sosial. Momentum olahraga internasional ini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi sosial yang efektif untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat persatuan di lingkungan masyarakat.

Sertu Yasri Samsudin mengatakan bahwa olahraga memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai lapisan masyarakat tanpa memandang latar belakang.

“Sepak bola mengajarkan kebersamaan, kerja sama, dan sportivitas. Nilai-nilai itu juga menjadi bagian dari semangat yang terus kami bangun bersama masyarakat. Melalui kegiatan sederhana seperti nobar ini, kami ingin menjaga komunikasi yang baik, mempererat silaturahmi, dan memastikan Babinsa selalu hadir dalam setiap kegiatan positif masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, komunikasi yang dibangun secara santai sering kali menjadi jembatan untuk memahami berbagai kondisi dan kebutuhan masyarakat sehingga hubungan yang harmonis antara TNI dan warga dapat terus terpelihara.

Kegiatan yang diikuti sekitar 10 orang tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh keakraban. Selama pertandingan berlangsung, warga tampak menikmati setiap jalannya laga sambil berdiskusi ringan mengenai berbagai persoalan di lingkungan desa.(Farisa)