Tinggal Seorang Diri Lansia di Madidir Unet Ditemukan Meninggal Dunia

0

BITUNG, Indo-news.id — Warga Madrid Unet, Lingkungan II, Kecamatan Madidir, Kota Bitung, digegerkan dengan penemuan sesosok pria lanjut usia yang ditemukan meninggal dunia pada Senin (22/6/2026).

Korban diketahui berinisial FS (70), seorang warga yang selama ini tinggal seorang diri di sebuah bangunan milik orang lain yang sudah lama tidak ditempati. 

Penemuan jenazah korban langsung menarik perhatian warga sekitar dan aparat kepolisian yang datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diketahui hidup seorang diri tanpa pendamping keluarga di tempat tinggal tersebut. 

Kondisi korban sebelumnya sempat diketahui warga yang rutin mengunjunginya untuk memastikan keadaannya.

Salah seorang warga setempat, Edy Kansil, mengaku sempat menjenguk korban pada Minggu (21/6/2026) siang. 

Saat itu, korban masih dalam keadaan hidup dan sempat berkomunikasi meskipun kondisi kesehatannya sudah menurun.

Menurut Edy, saat mengunjungi korban dirinya membawa makanan berupa roti dan minuman ringan untuk membantu kebutuhan sehari-hari korban.

“Saat saya datang menjenguk, beliau masih bisa diajak berbicara, tetapi kondisinya memang sudah terlihat sakit,” ungkap Edy Kansil, Selasa (23/6/2026)

Informasi tersebut menjadi salah satu petunjuk awal yang kini turut didalami aparat kepolisian dalam proses identifikasi dan pendataan terkait kondisi korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Setelah penemuan jenazah, sejumlah warga berdatangan ke lokasi untuk mengetahui perkembangan situasi. 

Aparat kepolisian dari Polres Bitung melalui Tim Inafis kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi awal terhadap korban.

Hingga berita ini diturunkan, Tim Inafis Polres Bitung masih melakukan proses identifikasi guna memastikan seluruh data dan informasi yang berkaitan dengan korban. 

Polisi juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui aktivitas korban sebelum meninggal dunia.

Dari informasi yang beredar di lokasi kejadian, jenazah korban rencananya akan langsung dibawa ke wilayah Pinokalan untuk diserahkan kepada pihak keluarga. 

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga sekitar, korban disebut tidak akan dibawa ke rumah sakit.

Meski demikian, keputusan terkait penanganan jenazah masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan keluarga dan pihak berwenang yang menangani kasus tersebut.

Sementara itu, hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun instansi terkait mengenai penyebab pasti kematian korban. 

Aparat masih melakukan pendalaman dan identifikasi untuk memastikan seluruh fakta yang ada di lapangan.

Warga sekitar berharap proses identifikasi dapat segera selesai sehingga keluarga korban dapat memperoleh kepastian mengenai kondisi yang terjadi. 

Mereka juga mengenang korban sebagai sosok yang selama ini tinggal sendiri dan diketahui beberapa kali mengalami gangguan kesehatan.