Jembatan Garuda Rampung, Warga Keimanga Rasakan Harapan Baru
BOLMUT – Senyum haru tampak menghiasi wajah masyarakat Desa Keimanga Kecamatan Bolangitang Barat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, saat Jembatan Garuda akhirnya resmi rampung 100 persen. Jembatan yang dibangun selama 22 hari itu kini menjadi simbol harapan baru bagi warga yang selama ini mendambakan akses penghubung yang aman dan layak, Kamis (21/05/2026).
Di balik kokohnya bangunan tersebut, tersimpan cerita tentang kebersamaan, kerja keras, dan kepedulian yang tumbuh di tengah masyarakat. Selama proses pembangunan berlangsung, warga menyaksikan langsung bagaimana Babinsa Koramil 1303-14/Bolangitang Sertu Awaludin Goma, tidak hanya hadir melakukan pendampingan, tetapi juga turun bekerja bersama masyarakat dari awal hingga akhir pekerjaan.
Bagi masyarakat, kehadiran TNI di tengah-tengah pembangunan meninggalkan kesan mendalam. Kebersamaan yang terjalin selama proses pekerjaan membuat hubungan antara warga dan aparat semakin dekat.
Kepala Desa Keimanga, Ridwan Ege, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kodim 1303/Bolmong, khususnya kepada Babinsa yang selama ini aktif membantu masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Kehadiran Babinsa di desa kami benar-benar dirasakan masyarakat. Beliau bukan hanya mengawasi, tetapi ikut bekerja bersama warga tanpa mengenal lelah sampai jembatan ini selesai,” ujarnya.
Menurutnya, Jembatan Garuda memiliki arti penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari, terutama untuk akses pertanian, mobilitas warga, dan penghubung antarwilayah di desa.
“Ini bukan hanya sekadar pembangunan jembatan, tetapi juga membangun semangat dan harapan masyarakat. Kami melihat sendiri bagaimana TNI dan rakyat bekerja bersama dengan penuh kekeluargaan,” tuturnya.
Warga pun mengaku bangga dan terharu atas rampungnya pembangunan tersebut. Mereka menilai proses pembangunan berjalan penuh semangat gotong royong, di mana seluruh elemen masyarakat saling membantu demi kepentingan bersama.(Farisa)