TNI dan Warga Memikul Harapan Bernama Jembatan Perintis Garuda
BOLMONG – Terik matahari siang di Desa Lobong Kecamatan Passi Barat, seolah tak lagi terasa ketika puluhan tangan bergerak bersama memikul karung semen dan material split menuju ujung pembangunan Jembatan Perintis Garuda, Kamis (21/05/2026).
Di antara warga yang berbaris memindahkan material itu, tampak sosok Babinsa Koramil 1303-02/Passi Praka Rahman yang ikut berkeringat bersama masyarakat. Tak ada jarak antara aparat dan rakyat. Yang ada hanyalah semangat yang sama yaitu menyelesaikan jembatan yang kelak akan menjadi penghubung harapan banyak orang.
Suara langkah kaki, tawa kecil warga, dan deru kendaraan yang melintas di tepi jalan menjadi saksi bagaimana budaya gotong royong tetap hidup di tengah masyarakat Bolaang Mongondow.
Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar bangunan beton dan besi. Bagi warga Desa Lobong, jembatan itu adalah harapan baru. Akses yang lebih mudah untuk anak-anak menuju sekolah, jalur yang lebih cepat bagi petani membawa hasil kebun, hingga penghubung kehidupan antarwilayah yang selama ini dinanti.
Saat ini progres pembangunan jembatan telah mencapai 69 persen. Meski belum rampung sepenuhnya, semangat masyarakat justru semakin besar setiap harinya.
Praka Rahman mengatakan bahwa kehadiran TNI dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada rakyat.
“TNI berasal dari rakyat dan akan selalu bersama rakyat. Kami ingin memastikan pembangunan ini berjalan lancar karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” ujar Praka Rahman di sela kegiatan.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda sendiri merupakan salah satu program pembangunan di wilayah Kodim 1303/Bolmong yang mendukung program Presiden Republik Indonesia dalam pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok daerah. (Farisa)