TKA Hari Pertama di SMK Kristen Getsemani Lancar, 6 Siswa Terlambat Harus Ikut Ujian Susulan
Manado, Indo-news.id – Pelaksanaan Tes Capaian Akademik (TKA) hari pertama di SMK Kristen Getsemani, Senin (26/10/2026), berjalan lancar meski diwarnai kendala teknis dan sejumlah siswa yang terlambat. Asesmen nasional ini diikuti siswa kelas XII dari lima jurusan berbeda dengan mata pelajaran pertama yang diujikan adalah Bahasa Indonesia.
TKA sendiri merupakan asesmen standar nasional untuk mengukur capaian akademik siswa sesuai kurikulum yang berlaku. Berbeda dengan ujian sekolah, TKA bersifat tidak wajib. Siswa yang merasa siap dan membutuhkan bisa mengikuti tanpa paksaan. Yang menarik, seluruh biaya pelaksanaan ditanggung pemerintah, baik pusat maupun daerah, sehingga tidak ada pungutan sepeser pun kepada peserta.
Pihak sekolah menegaskan, TKA tidak menggantikan penilaian internal dan tidak menentukan kelulusan siswa. Ujian ini lebih berfungsi sebagai pelengkap evaluasi. Hasil TKA justru menjadi salah satu pertimbangan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan menyetarakan hasil belajar jalur formal maupun nonformal.
Di SMK Kristen Getsemani, total 19 siswa kelas XII dari lima kompetensi keahlian mengikuti TKA hari pertama. Pengawasan dilakukan ketat oleh tim pengawas internal sekolah dan pengawas eksternal untuk menjaga integritas ujian.
Sesi pertama yang berlangsung pukul 08.00 hingga 10.00 WIB berjalan kondusif. Dari 10 siswa yang dijadwalkan, tujuh siswa berhasil mengikuti ujian dengan lancar. Namun, tiga siswa lainnya tidak bisa ikut karena terlambat atau berhalangan hadir.
Sesi kedua juga berjalan tertib dengan sembilan siswa hadir dan mengikuti ujian. Tiga siswa yang tidak bisa mengikuti tes di sesi pertama maupun kedua akibat keterlambatan kini harus berdampak, mereka harus menunggu jadwal dan pemberitahuan resmi ujian susulan dari Dinas Pendidikan setempat.
Meski berjalan tertib, pelaksanaan TKA sempat diwarnai gangguan teknis. Koneksi server pusat mengalami kendala yang tidak terduga. Beruntung, tim teknis sekolah sigap menangani masalah sehingga ujian tetap bisa dilanjutkan hingga selesai tanpa merugikan peserta.
Secara umum, TKA hadir untuk menjawab tantangan keragaman standar penilaian antar-sekolah di Indonesia. Instrumen ini menyediakan penguatan capaian akademik yang lebih objektif, adil, dan terstandar bagi seluruh siswa.
Rangkaian TKA di SMK Kristen Getsemani akan berlanjut pada hari-hari berikutnya sesuai jadwal mata pelajaran yang ditentukan. Pihak sekolah optimistis seluruh asesmen bisa tuntas dengan baik, termasuk sesi ujian susulan bagi siswa yang berhalangan di hari pertama.(Didi)