Jadwal Tahapan Pemilihan Rektor Unsrat Resmi Dimulai

0

Manado – Kontestasi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado periode 2026-2030 resmi bergulir. Momentum suksesi kepemimpinan di Kampus Si Tou Timou Tumou Tou itu ditandai dengan diterbitkannya Surat Keputusan Senat Unsrat Nomor: 2270/UN12.34/LL/2026 mengenai jadwal dan tahapan pemilihan. Keputusan ini menjadi dasar hukum bagi seluruh proses demokrasi kampus di Unsrat.

Proses seleksi ini menjadi ajang pembuktian serta membuka kesempatan emas bagi tokoh-tokoh akademik terbaik dari 11 fakultas yang ada di Unsrat untuk berebut kursi tertinggi universitas. Saat ini, posisi Rektor Unsrat tengah diemban oleh Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc selaku Pelaksana Tugas (Plt) Rektor. Dengan demikian, Pilrek menjadi momen krusial untuk menentukan nahkoda baru Unsrat periode lima tahun ke depan.

Ketua Panitia Calon Rektor Unsrat sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof Ir Arthur G Pinaria MP PhD, menjelaskan bahwa seluruh proses kontestasi ini dirancang ke dalam empat tahapan utama. “Pemilihan Rektor terbagi dalam empat tahapan yaitu Penjaringan, Penyaringan, Pemilihan, Penetapan dan Pelantikan,” ujar Prof Arthur dalam keterangannya, Kamis (22/10/2026). Ia menegaskan bahwa setiap tahapan akan dijalankan sesuai jadwal dan aturan yang berlaku.

Menurut Prof Arthur, tahap awal sudah mulai berjalan hingga akhir bulan ini sebelum memasuki tahap pendaftaran resmi pimpinan baru. “Sesuai jadwal, hari ini kita mulai mensosialisasikan tahapan Pemilihan Rektor sampai tanggal 31 Oktober 2026,” ujarnya. Sosialisasi ini penting untuk memastikan seluruh sivitas akademika memahami proses dan dapat berpartisipasi aktif.

Setelah masa sosialisasi selesai, panitia akan langsung membuka pendaftaran bagi para pengajar yang ingin maju dalam bursa calon rektor. “Kemudian kita akan masuk sesi Pendaftaran Bakal Calon Rektor pada tanggal 2 sampai 8 November 2026,” kata Prof Arthur. Pendaftaran ini menjadi pintu masuk bagi para akademisi yang memenuhi syarat untuk mencalonkan diri.

Tahapan berikutnya adalah pemilihan yang akan digelar pada 18 dan 19 Desember 2026. Sedangkan untuk pelantikan waktunya menyesuaikan,” pungkas Prof Arthur. Jadwal ini memberikan waktu yang cukup bagi panitia dan senat untuk melakukan verifikasi serta proses demokrasi yang transparan.

Pilrek Unsrat kali ini melibatkan 11 fakultas yang ada. Setiap fakultas memiliki peluang untuk mengusung calon terbaiknya, sehingga kontestasi tidak hanya soal popularitas tetapi juga rekam jejak akademik dan visi kepemimpinan. Kampus Si Tou Timou Tumou Tou yang berarti “manusia hidup untuk menghidupkan manusia lain” menjadi landasan nilai dalam proses suksesi ini.

Dengan jadwal yang sudah ditetapkan, seluruh mata kini tertuju pada Unsrat Manado. Panitia berkomitmen menjaga proses Pilrek berjalan lancar, demokratis, dan akuntabel. Masyarakat akademik diharapkan mengawal setiap tahapan agar menghasilkan rektor yang mampu membawa Unsrat semakin maju dan berdaya saing.(Didi)