Malam Tak Menjadi Penghalang, TNI dan Warga Lanjutkan Pembangunan KDKMP Gogaluman

0

BOLMONG – Ketika sebagian warga mulai beristirahat, aktivitas pembangunan masih berlangsung di Desa Gogaluman, Kecamatan Poigar, Kabupaten Bolaang Mongondow. Di bawah penerangan lampu dan suasana malam yang tenang, sejumlah personel TNI bersama masyarakat tetap bekerja menyelesaikan bagian demi bagian pembangunan KDKMP Desa Gogaluman.

Semangat itu terlihat dalam kegiatan lembur yang dilaksanakan untuk melanjutkan pengecoran lantai got. Bukan hanya pekerjaan fisik yang tampak, tetapi juga semangat kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat yang terus terpelihara di tengah proses pembangunan fasilitas desa tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, warga secara sukarela ikut terlibat langsung dalam pekerjaan ini. Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sebatas melakukan pemantauan, tetapi turut memastikan pekerjaan berjalan dengan baik serta mendukung masyarakat dalam menyelesaikan pembangunan.

Kegiatan tersebut berada di bawah koordinasi Danramil 1303-10/Poigar, Pelda Fengky Tehupary, sementara pengawasan pembangunan di lapangan dilaksanakan oleh Babinsa Serka Muh. Rusli.

Pembangunan KDKMP Desa Gogaluman berdiri di atas aset desa dengan luas lahan 32 x 30 meter dan luas bangunan 32 x 30 meter. Hingga pelaksanaan lembur tersebut, progres pembangunan telah mencapai 75 persen.

Danramil 1303-10/Poigar, Pelda Fengky Tehupary, mengatakan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pembangunan merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat sekaligus memperkuat semangat gotong royong di wilayah binaan.

“Kami ingin memastikan pembangunan ini terus berjalan dengan baik. Selama masih membutuhkan dukungan dan tenaga di lapangan, kami siap bersama masyarakat. Bagi kami, kebersamaan seperti ini merupakan bagian penting dari pengabdian TNI kepada masyarakat,” ujar Pelda Fengky Tehupary.

Menurutnya, pekerjaan pembangunan tidak semata-mata berbicara mengenai pencapaian fisik, tetapi juga tentang bagaimana membangun rasa memiliki dan kebersamaan antara masyarakat dengan aparat kewilayahan.(Farisa)